Bupati Pasaman Serahkan 25 Unit Kendaraan Operasional TKSK dan PKH Kecamatan

Bupati Pasaman, Benny Utama serahkan 25 kendaraan operasional bagi TKSK dan PKH Kecamatan
Bupati Pasaman, Benny Utama serahkan 25 kendaraan operasional bagi TKSK dan PKH Kecamatan. (f/riki)

PASAMAN, Mjnews.id – Sebanyak 25 unit kendaraan operasional roda dua diserahkan Bupati Pasaman, Benny Utama kepada Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Koordinator Kecamatan dan Koordinator Kecamatan Program Keluarga Harapan (PKH). 

Bupati Pasaman, Benny Utama mengatakan, bantuan kendaraan operasional ini merupakan wujud perhatian Pemkab Pasaman dalam menunjang para koordinator di 12 Kecamatan yang ada di Pasaman.

ADVERTISEMENT

1672718317 zd2LclJzIi3V8sEfHHWPFagJbbGo8jsG

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari 25 kendaraan operasional roda dua, 1 unit diantaranya diberikan kepada koordinator Kabupaten, 12 unit untuk TKSK dan 12 unit koordinator kecamatan PKH,” terangnya.

Baca Juga  RT 009 Tanah Hitam Padang Panjang Bangun IPAL Komunal, Dipadukan Inovasi Posyantek dan Taman

Bupati Pasaman mengharapkan dengan bantuan kendaraan dinas roda dua ini betul-betul dimanfaatkan untuk kegiatan yang berkaitan dengan penanganan fakir miskin.

Kemudian, masyarakat yang memerlukan pelayanan kesejahteraan sosial, seperti lansia, disabilitas, anak terlantar dan lain-lain.

Dia juga menyebutkan khusus pendamping PKH baru bisa dibantu untuk koordinator Kabupaten Pasaman dan koordinator Kecamatan.

“Untuk itu diharapkan kendaraan roda dua tersebut dapat dipergunakan secara bersama-sama oleh pendamping PKH Kecamatan,” ujar Benny Utama.

Benny Utama berharap kepada TKSK dan pendamping PKH betul-betul menjadi perpanjangan tangan Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman dalam upaya penanggulangan fakir miskin dan pelayanan kesejahteraan sosial.

Baca Juga  10 Orang Termasuk Sekdaprov Sumbar Diperiksa terkait Surat Gubernur

“Untuk Camat dan Wali Nagari supaya memanfaatkan TKSK dan pendamping PKH menyangkut kemiskinan dan permasalahan sosial, karena pendampinglah yang lebih mengetahui dan paham tentang kriteria kemiskinan serta penyandang permasalahan sosial,” tuturnya.

(Riki)