Defika Yufiandra, Tokoh Muda yang Ingin Jadi Walikota Pariaman

Defika Yufiandra
Defika Yufiandra, SH, M.Kn. (f/dok)

Pariaman, Mjnews.id – Defika Yufiandra, SH, M.Kn, putra Desa Kampung Baru, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman ini, melihat dari usia masih tergolong anak muda. Kelahiran 4 Januari 1988.

Devika yang akrab disapa dengan Adek ini, dalam bincang-bincang dengan wartawan media ini, Jum’at (16/12/2022) pekan lalu di Pariaman, mengatakan akan mencoba bertarung dalam Pemilihan Walikota Pariaman tahun 2024 mendatang.

ADVERTISEMENT

1672718317 zd2LclJzIi3V8sEfHHWPFagJbbGo8jsG

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sudah banyak datang permintaan dari kawan kawan generasi muda untuk merebut kursi kepemimpinan Kota Pariaman,” ujar Adek dengan nada santai.

Mahasiswa program Doktor Universitas Andalas Padang tahun 2017 ini terlihat dari raut wajahnya yang tenang itu, bahwa laki-laki ini mempunyai visi yang jelas untuk membangun Kota Pariaman.

Baca Juga  Dukungan untuk Asfar Amir Tanjung Jadi Calon Walikota Pariaman Mulai Mengalir

Adek melihat untuk memajukan Kota Pariaman dan mengajak orang banyak datang yang perlu dibenahi menyangkut kebersihan keindahan dan kenyamanan serta ketentraman masyarakat saat mereka masuk ke Kota Pariaman.

“Bagaimana orang mau nyaman kalau jalan-jalan tidak bersih tempat duduk berbau amis. Sampah berserakan di mana-mana. Ini adalah satu membuat orang malas datang ke Kota Pariaman,” ucap laki-laki komisaris PT. Sarana Karya Kargo ini.

Dosen luar biasa ilmu hukum Universitas Dharma Andalas Padang ini nampaknya sudah mulai serius untuk maju pada Pemilihan Walikota dan wakil walikota periode 2024-2029 nanti. Menurut Adek, sebelum maju perlu ada pemikiran cerdas dan ikhlas supaya pekerjaan bisa tuntas.

Baca Juga  Ikut Pemilu Legislatif 2024, Shadiq Pasadigoe Calon Diri Jadi Anggota DPR dari Partai Nasdem

Disampaikan Adek, dirinya mengaku sedih melihat kondisi Kota Pariaman sekarang seperti banyaknya jalan berlobang dalam Kota Pariaman. Padahal jalan berlubang itu bisa diperbaiki dengan anggaran perawatan jalan yang sudah dianggarkan dalam APBD Kota Pariaman tiap tahunnya.

“Toh jalan jalan terlihat seperti tidak ada perawatan. Banyak lubang dijumpai di mana-mana dalam Kota Pariaman,” tukas Direktur Kantor Hukum Independen ini mengakhiri diskusi dengannya.

(Tka)