Deklarasi Nagari Mahakarya sebagai Nagari Pengawas Pemilu Dilaunching

Launching Deklarasi Nagari Mahakarya
Launching Deklarasi Nagari Mahakarya sebagai Nagari Pengawas Pemilu. (f/kominfo)

Pasbar, Mjnews.id – Wakil Bupati (wabup) Pasaman Barat (Pasbar), Risnawanto didampingi stakeholder terkait launching Nagari Pengawasan sekaligus melakukan penandatanganan Deklarasi Nagari Mahakarya sebagai Nagari Pengawas Pemilu di Kabupaten Pasaman Barat, Kamis (15/12/2022).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Balai Pertemuan Kampung II Mahakarya, Nagari Koto Baru, Kecamatan Luhak Nan Duo. 

ADVERTISEMENT

1672718317 zd2LclJzIi3V8sEfHHWPFagJbbGo8jsG

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun isi Deklarasi tersebut adalah pertama, mewujudkan Pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil. Kedua, mewujudkan pemilu yang aman, tertib, damai, berintegritas, tanpa hoax, politisasi SARA dan politik uang. Ketiga, mewujudkan pengawasan Pemilu partisipatif oleh masyarakat, serta keempat, berani melaporkan jika terjadi dugaan pelanggaran Pemilu.

Wabup Risnawanto menjelaskan, pemilu merupakan sarana yang diberikan kepada masyarakat untuk memilih pimpinannya. Pelaksanaan Pemilu 2024 harus berlangsung jujur, rahasia, adil, bebas, dan berdaulat.

Baca Juga  Ketua TPPS Pasbar Hadiri Forum Nasional Stunting 2022 di Jakarta

Untuk itu ia meminta masyarakat Pasbar, agar mengikuti pelaksanaan pemilu dengan aman, tertib, dan tidak saling curiga, sehingga dapat mengakibatkan perpecahan dan permusuhan.

“Kami atas nama Pemda mengajak semua warga Pasbar khususnya di Mahakarya Kecamatan Luhak Nan Duo ini, untuk mengikuti Pemilu secara tertib, baik pelaksanaan Pemilu pemilihan jabatan politik presiden, DPR RI, gubernur, bupati, wali kota hingga DPRD harus berlangsung damai,” imbaunya.

Ia melanjutkan, Pasbar khususnya Nagari Mahakarya menjadi salah satu diantara 10 nagari di 19 kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Barat yang ditetapkan menjadi Kampung Pengawas Pemilu berdasarkan beberapa kategori penilaian. Ia mengapresiasi Nagari Mahakarya, sebab dengan menyadari makna Pemilu maka tingkat partisipasipun akan semakin meningkat.

Hal tersebut didukung oleh Kordiv HPPH Bawaslu Pasbar Aditya Pratama yang mengungkapkan, Nagari Mahakarya merupakan nagari dengan jumlah penduduk terbanyak di Kecamatan Luhak Nan Duo. Jumlah penduduk Mahakarya berdasarkan data TPPS berjumlah 5935 jiwa, dengan pemilih mencapai 4327 jiwa. Ia sangat mengapresiasi atas pemilih yang mencapai 80 persen hadir ke TPS pada saat Pemilu.

Baca Juga  Anggota DPD RI Gelar Sosialisasi Empat Pilar di Lokasi Pengungsian Korban Gempa

“Tujuan kegiatan launching adalah sebagai media komunikasi antara pengawas pemilu dengan masyarakat, sebagai media sosialisasi pengawas pemilu kepada kelompok-kelompok masyarakat, dan untuk menciptakan atmosfer pengawasan Pemilu di tengah-tengah masyarakat,” tambahnya.

Selain itu, Pj Wali Mahakarya Sugito mengucapkan terima kasih kepada Bawaslu Provinsi Sumatera Barat dan Bawaslu Pasaman Barat yang telah mempercayakan Nagari Mahakarya sebagai Kampung Pengawas Pemilu. Ia berharap, Nagari Mahakarya bisa menjadi motivasi bagi nagari lain sesuai dengan undang-undang dan peraturan pemilu yang diatur oleh KPU.

(wal)