Halaman Islamic Center Yayasan Syekh Burhanuddin Pariaman Seperti Kolam di Kala Hujan

Halaman Islamic Center Yayasan Syekh Burhanuddin Pariaman
Halaman Islamic Center Yayasan Syekh Burhanuddin Pariaman Seperti Kolam di Kala Hujan. (f/tka)

Pariaman, Mjnews.id – Halaman gedung Islamic Center Yayasan Syekh Burhanuddin Pariaman di kala hujan tak ubahnya seperti danau. Kondisi seperti ini sudah berjalan cukup lama, sekitar 10 tahun silam sejak STIT Syekh Burhanuddin dijabat oleh Almarhum Irdas Raja, M.Ag, tetapi belum ada solusinya. 

Ketua Yayasan Syekh Burhanuddin Pariaman, Prof. Dr. H. Duski Samad, M.Ag Tuanku Mudo saat dikonfirmasi Sabtu (10/12/2022) membenarkan kondisi ini tetapi belum ada masuk agenda program kerja tentang kondisi halaman gedung Islamic Center tersebut. 

ADVERTISEMENT

1672718317 zd2LclJzIi3V8sEfHHWPFagJbbGo8jsG

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Terima kasih informasi dan masukannya. Insya Allah nanti dibahas dalam gabungan yayasan,” tutur putra Sikabu Lubuk Alung ini.

Baca Juga  Mahasiswa Kota Pariaman Dapat Pelatihan Dasar KSR

Duski Samad mengaku sejak mulai dilantik 2 bulan belakangan baru 1 kali ada rapat yayasan membahas program fisik Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Syekh Burhanuddin pekerjaan dilakukan sesuai dengan anggaran tersedia. 

“Pelaksanaan disesuaikan dengan anggaran yang ada,” tukuknya lagi. 

Halaman gedung Islamic Center yang terletak di Desa Kampung Baru, Pariaman Tengah, Kota Pariaman itu sehari hari dipakai untuk tempat parkir kendaraan roda empat jemaah Masjid Raya Kampung Baru. 

Dahulu, antara halaman gedung dengan mesjid Raya Kampung Baru dibatasi dengan pagar, tetapi ketika pengurus Masjid Raya Kampung Baru diketuai oleh Mardison Mahyuddin yang sekarang Wakil Wali Kota Pariaman mengadakan kerja sama dengan Ketua STIT SB Almarhum Irdas Raja untuk membongkar pagar pembatas supaya bisa dijadikan lapangan parkiran kendaraan.

Baca Juga  Walikota Pariaman Genius Umar Terima Penghargaan Achievement Motivation Person

Dalam perjanjian tersebut, pihak masjid akan menjaga dan memelihara halaman gedung tersebut. kini kondisi halaman gedung seperti danau dan kolam ikan apabila musim penghujan datang.

“Kita berharap antara pengurus yayasan dengan pengurus masjid duduk dalam satu musyawarah guna mencarikan jalan keluarnya guna kebaikan dua belah pihak,” tutur ibuk-ibuk jemaah yang diamini oleh bapak jemaah yang sering parkir kendaraan di halaman tersebut.

(Tka)