Hama Babi Mengganas, PORBBI Sumbar Ajak Peburu Beraksi di Padang Laring

Anjing peburu
Ilustrasi. Anjing peburu.

Padang Laring, Mjnews.id – Hama babi kembali mengganas di Padang Laring, Kenagarian III Koto Aur Malintang Utara, Kecamatan IV Koto Aur Malintang, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar). Hama babi sering merusak tanaman, sehingga warga Padang Laring yang umumnya berpenghasilan dari pertanian tersebut merugi besar, dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

Karena mengganasnya hama babi, Persatuan Olah Raga Buru Babi (PORBBI) Sumatera Barat  bakal menggelar alek nagari di Padang Laring, tujuannya untuk membasmi hama yang sering merusak tanaman warga sekaligus melepas hobi.

ADVERTISEMENT

1672718317 zd2LclJzIi3V8sEfHHWPFagJbbGo8jsG

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ya, PORBBI Sumbar mengajak perburu “beraksi” di Padang Laring, yang rencananya dilaksanakan pada 25 Desember 2022 ini, sekalian untuk menyambut tahun baru 2023,” ujar Ketua Pelaksana PORBBI, Iswandi St. Bungsu, Kamis (8/12/2022).

Iswandi didampingi Wakil Ketua I Ardi St. Mudo, Wakil Ketua II Mansyur, Sekretaris Muhammad Iqbol dan Bendahara Efinaldi menyebutkan, PORBBI tersebut bakal mengundang pecandu buru babi tidak saja dari kecamatan, kabupaten, provinsi bahkan mengundang dari provinsi tetangga. Hal itu tujuannya agar hama babi yang sering mengganas di Padang Laring ini dapat dibasmi.

Baca Juga  Cabuli Anak Tetangga, Polisi Tangkap WS di Padang

“Hama babi ini selalu menjadi keluhan petani, sebab belakangan hama ini mulai mengganas merusak padi dan tanaman jagung, sehingga petani merugi besar,” tambahnya.

Selain mengadakan alek PORBBI tersebut malamnya akan diadakan acara basaluang dan badendang dengan menghadirkan pesalung dari Bukittinggi. Ini juga dimaksudkan untuk menyambut tahun baru 2023 dengan semangat baru pula.

Acara alek nagari tersebut, panitia membutuhkan dana Rp15 juta rupiah lebih. “PORBBI ini mendatangkan peburu tidak saja dari kecamatan, kabupaten, provinsi kami juga mengundang pecandu buru babi dari provinsi tetangga, seperti Riau dan Jambi,” tambahnya lagi.

Demi semaraknya alek nagari di Padang Laring tersebut juga diadakan hiburan malam dengan menghadirkan pesaluang dan dendang. “Selain membasmi hama babi kita juga mengadakan hiburan di malam hari, untuk menjalin silaturrahim antar sesamanya,” tambah dia lagi.

Pada kesempatan itu, Iswandi berharap dukungan perantau dalam segi materil, sebab banyaknya anggaran yang dibutuhkan untuk PORBBI ini, panitia keteteran masalah dana. Bantuan para perantau sangat diharapkan demi suksesnya acara tersebut.

“Kami butuh ulurangan tangan perantau untuk memeriahkan acara kita ini. Sebab buru babi ini sangat bermanfaat buat warga Padang Laring, sebab jika babi dapat dibasmi, warga enak pula berladang. Sebab binatang pengganggu tanaman ini, kini sudah meresahkan sering merusak tanaman warga,” sambungnya.

Baca Juga  Gubernur Sumbar Tanam 1.400 Batang Cemara Laut di Pantai Nyiur Melambai Pessel

Sementara itu, Walinagari III Koto Aur Malintang Utara, Amri Besman mengakui, hama babi mulai mengganas di Padang Laring. “Atas dasar ini warga bersama pengurus PORBBI Kecamatan mengadakan olahraga buru babi di Padang Laring, semoga dapat membasmi hama babi ini sudah sangat meresahkan petani,” sambungnya.

Demi suksesnya acara itu, Amri yang belum genap setahun menjabat walinagari tersebut berharap pula ulurangan tangan para perantau untuk membantu dana demi kelancaran alek nagari tersebut. 

“Kami di kampung berharap uluran tangan dunsanak di rantau dengan memberikan bantuan materil, semoga acara ini sukses. Sebab ini dari kita untuk kita semua khususnya warga Padang Laring. Jika hama babi dibasmi warga kita dapat terbantu pula, mereka enak bersemangat bercocok tanam dan tidak lagi dihantui merugi karena tanaman sering dirusak babi,” tutup Amri.

(*/ab)