KWT Kampung Pinang Terima Bantuan Bibit Tanaman Hortikultura dan Budikdamber

KWT Kampung Pinang Terima Bantuan
Jenis bantuan yang diterima Kelompok Wanita Tani Kubu Korong Kampung Pinang. (f/dok)

III Koto Aur Malintang, Mjnews.id – Dinas Pangan Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) berikan bantuan bibit tanaman hortikultura dan Program Budi Daya Ikan Dalam Ember (Budikdamber) kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Kampung Pinang.

KWT ini berlokasi di Kenagarian III Koto Aur Malintang, Kecamatan IV Koto Aur Malintang, Kabupaten Padang Pariaman.

ADVERTISEMENT

1672718317 zd2LclJzIi3V8sEfHHWPFagJbbGo8jsG

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua KWT III Koto Aur Malintang, Putri mengatakan, bantuan ini berasal dari Dana Pokir Anggota DPRD Provinsi Sumbar, Mhd. Iqbal pada akhir 2021.

“Tapi baru terealisasi pada 2022 ini,” ujar Putri.

Baca Juga  Wagub Sumbar Gencarkan Sosialisasi GERMAS di Kota Solok

KWT terima bantuan berupa benih sayuran, cabe, tomat, terong, pupuk kompos, pupuk NPK, polibeg dan 20 paket Budikdamber serta 1.200 ekor ikan lele beserta pakan nutrisinya.

Putri menuturkan, melihat potensi dan peluang dari bantuan, pengurus KWT beserta anggota sepakat untuk mengusahakan dalam satu hamparan pekarangan berupa demplot pekarangan pangan lestari di Kubu Korong Kampung Pinang.

“Latar belakang gerakan ini karena KWT aktif serta memiliki kegiatan produktif,” ucap Putri menjelaskan.

Tujuan lainnya, bisa meningkatkan kegiatan pemberdayaan masyarakat untuk tujuan kesejahteraan anggota kelompok.

“Mengingat masih banyak Kelompok Tani yang masih pasif dan hanya sekedar ada kelompok tani, namun tidak ada kegiatan,” tukuk sarjana Pertanian Universitas Andalas itu.

Baca Juga  Atlet Menembak Sumbar Raih Perunggu di Hari ke-2 Fornas VI Palembang

Putri berharap kepada pihak Dinas Pangan Sumbar, dengan adanya bantuan untuk KWT ini, seharusnya berbarengan dengan pembinaan dan pengawasan program dari pihak terkait, agar output dari pelaksanaan program bisa memiliki dampak di masa depan.

“Sejauh ini setiap kebijakan dan rencana pengembangan bantuan hanya berdasarkan inisiatif Pengurus dan Anggota kelompok,” pungkas Putri.

(Tka/Ris)