Lapas Kelas 1 Cipinang Kedatangan Menteri Kehakiman Republik Kyrgyzstan

Menteri Kehakiman Republik Kyrgyzstan
Lapas Kelas 1 Cipinang Kedatangan Menteri Kehakiman Republik Kyrgyzstan. (f/berkam sitepu)

JAKARTA, Mjnews.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Cipinang menerima kunjungan Menteri Kehakiman Republik Kyrgyzstan, Bactov Ayaz Batyrkulovich, Selasa (6/10/2022). 

Kunjungan kerja tersebut dilaksanakan dalam rangka Studi Lapangan Penanganan Narapidana dan Klien Tindak Pidana Terorisme di Indonesia. Kepala Lapas (Kalapas) Kelas 1 Cipinang Tonny Nainggolan beserta jajarannya menyambut hangat kedatangan tamu dan rombongan.

ADVERTISEMENT

1672718317 zd2LclJzIi3V8sEfHHWPFagJbbGo8jsG

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kegiatan ini, Kalapas Cipinang bersama rombongan Menteri Kehakiman Republik Kyrgyzstan membahas dan memaparkan tujuan dari kajian isu-isu aktual mengenai terorisme dengan melihat dan mengevaluasi sejauh mana efektifitas isu-isu mengenai narapida tindak pidana terorisme di Indonesia terutama di dalam Lapas.

Tonny mengucapkan terima kasih atas kedatangan Menteri Kehakiman Kyrgyzstan di Lapas Kelas 1 Cipinang. Dia menyampaikan proses pembinaan yang telah dilakukan Lapas Kelas 1 Cipinang bagi warga binaannya, khususnya narapidana tindak pidana terorisme. 

“Upaya pembinaan terhadap pelaku tindak pidana kasus terorisme memerlukan pembinaan dan perhatian yang khusus. Kami di Lapas Kelas 1 Cipinang telah melakukan tahapan pembinaan meliputi pembinaan kepribadian, kemandirian, serta kesadaran berbangsa dan bernegara,” ujar Tonny.

Baca Juga  Petugas Lapas Kelas III Kabupaten Dharmasraya Geledah Ruangan Warga Binaan, Ada Apa?

Kalapas pun berharap, ke depannya bisa bertemu kembali pada pertemuan berikutnya. Terkhusus dalam berdiskusi serta melakukan pertukaran ide-ide mengenai penanganan warga binaan tindak pidana khusus terorisme.

Kemudian, Menteri Kehakiman Republik Kyrgyzstan, mengapresiasi atas sambutan hangat yang telah diberikan oleh Lapas Kelas 1 Cipinang. Bactov menyampaikan Isu terorisme merupakan masalah besar untuk kita semua, untuk itu dirinya dan tim ingin mendiskusikan dan bertukar ide-ide dalam menangani persamasalahan gangguan keamanan dan ketertiban yang ditimbulkan oleh narapidana tindak terorisme. 

“Dengan adanya pertemuan ini kita bisa membahas dan saling bertukar informasi mengenai isu-isu terorisme yang ada di dalam Lapas,” ujar Bactov.

Berikutnya, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai efektivitas penanganan pengamanan dan pembinaan pada narapidana terorisme,yang dibawakan oleh wali narapidana terorisme (Napiter) Lapas Kelas 1 Cipinang, Hijrah Sufiyanto.

“Tujuan Pemasyarakatan adalah menjalankan program pembinaan kepada pelaku ekstrimisme untuk sadar akan perilaku yang banyak merugikan orang banyak, sehingga bisa diterima lagi oleh masyarakat,” imbuhnya.

Baca Juga  LaNyalla Terima Mahasiswa Indonesia di Madinah

Lebih lanjut setelah pemaparan materi, Kalapas Cipinang dan Menteri Kehakiman Republik Kyrgyzstan saling bertukar cinderamata. Kalapas memberikan Bactov cinderamata berupa hasil karya warga binaan Lapas Kelas I Cipinang yaitu Kapal Pinisi asal Sulawesi Selatan dan Kalapas mendapatkan topi khas dari negara Kyrgyzstan.

Di penghujung acara seluruh rombongan dari Kementerian Kehakiman Republik Kyrgyzstan melakukan Tour Facilities Lapas Kelas I Cipinang, dipandu langsung oleh Kalapas. Mereka meninjau langsung hasil karya warga binaan, kemudian ke area dapur untuk mengetahui siklus/jadwal pembagian dan pengolahan makanan WBP Lapas Kelas I Cipinang.

Terakhir, tim dan rombongan turut meninjau area blok hunian diawali dengan Blok tipe 3, 5, 7, dan memasuki blok khusus napiter, serta menyapa warga binaan secara langsung.

(bs)