Masih Terbengkalai, H. Jayanis Berjanji Kumpulkan Infak untuk Masjid Raya Al-Muttaqien VII Koto

H-Jayanis
H. Jayanis, SE. (f/ist)

Padang Pariaman, Mjnews.id – Tokoh rantau H. Jayanis, SE mengaku sedih karena Masjid Raya Al-Muttaqien VII Koto di belakang Pasar Sungai Sariak terbengkalai sejak 2 tahun silam karena ketidakadaan biaya pembangunan. 

Hal itu disampaikan Jayanis, Kamis (15/12/2022), setelah membaca berita media ini.

ADVERTISEMENT

1672718317 zd2LclJzIi3V8sEfHHWPFagJbbGo8jsG

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jayanis mengaku atas nama group PKP Mandiri berjanji untuk menghimpun infak dan sedekah bersama penasehat group PKP Mandiri H. Arisal Aziz beserta anggota group mengumpulkan Rp. 50 juta. Setelah terkumpul diserahkan kepada pengurus Masjid Raya Al-Muttaqien yang beralamat belakang Pasar Sungai Sariak.

Menurut Jayanis, ini termasuk kriteria calon pemimpin Padang Pariaman masa depan punya semangat membangun rumah ibadah yang sedang terbengkalai. 

Ke depan, jangan ada calon pemimpin Padang Pariaman bicara dan omong banyak dari hotel ke hotel dari warung ke warung tetapi tidak peduli dengan kondisi masyarakat yang tidak punya rumah tidak makan karena kelaparan.

Baca Juga  Sembilan Unit Rumah Warga Padang Pariaman Rusak Dihantam Angin Kencang

“Sebaiknya calon pemimpin Padang Pariaman masa depan itu berbuat dulu baru mencalonkan diri menjadi pemimpin Padang Pariaman. Jangan berbuat setelah terpilih dan mempunyai tampuk kekuasaan baru berbuat, sama saja dengan bohong,” tutur putra Limo Koto Kampung Dalam ini yang mengaku berdomisili di Jakarta.

Lebih jauh dituturkan Buya Jayanis, group PKP Mandiri mempunyai motto membantu masyarakat dengan ikhlas dan tuntas. Artinya, apabila bertemu masyarakat tidak punya rumah kita bakal lakukan bedah rumah, bila ada masyarakat yang sakit kita obati sampai sehat dan apabila yang meninggal kita bantu antar dengan ambulans yang operasionalnya dari infak dan sedekah anggota dan yang paling terbanyak sedekah infaknya pembina group H. Arisal Aziz pemilik perusahaan Indah Travel.

Baca Juga  Wagub Audy: Kabupaten Kota Harus Kreatif Manfaatkan Program Provinsi dan Pusat

Bagi anggota group yang sakit operasi dibantu dengan biaya Rp. 2.500.000. begitu pula kalau ada yang baralek minantu juga mendapatkan bantuan sama sebesar dua juta lima ratus ribu rupiah. Group PKP Mandiri punya iuran setiap bulan Rp 50.000/anggota.

“Saya yakin kalau warga VII Koto Sungai Sariak Ranah dan kampung bergerak pembangunanan rumah ibadah Mesjid Raya Al-Muttaqiem akan selesai dan tuntas jelang bulan puasa nanti,” tukuk Jayanis yang bakal maju menjadi anggota legislatif tingkat Provinsi Sumatera Barat pada Pemilu 2024 nanti.

(Tka)