Masih Terbengkalai, Pembangunan Masjid Raya Al-Muttaqiem Sungai Sariak Butuh Bantuan Dana

Masjid Raya Al-Muttaqien Sungai Sariak
Masjid Raya Al-Muttaqien Sungai Sariak, Kecamatan VII Koto, Kabupaten Padang Pariaman yang sedang terbengkalai. (f/tka)

Sungai Sariak, Mjnews.id – Pembangunan Masjid Raya Al-Muttaqiem Sungai Sariak, Kecamatan VII Koto, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat masih terbengkalai dan membutuhkan infak dan sedekah umat Islam.

Hal itu disampaikan Ketua Masjid Erwin Sabata dalam wawancara khusus pada Selasa (13/12/2022) di Sungai Sariak.

ADVERTISEMENT

1672718317 zd2LclJzIi3V8sEfHHWPFagJbbGo8jsG

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikatakan, terhentinya sudah hampir 2 tahun karena tidak adanya dana untuk melanjutkan pekerjaan. Masjid yang berlantai dua itu telah menghabiskan anggaran Rp. 1 miliar lebih yang berasal dari infak dan sedekah kaum muslimin dan muslimat terutama warga VII Koto baik yang ada di kampung atau pun yang berdomisili di rantau.

Baca Juga  Wabup Pasbar Safari Ramadhan di Masjid Nurul Iman Situmang

Menurut Erwin yang akrab disapa Ajo Win, sampai selesai membutuhkan dana Rp. 1 miliar lagi. Melalui ini kami mengajak dan mengetuk hati kaum muslimin dan muslimat dimana saja berada untuk dapat menginfakkan sebagian hartanya untuk kelanjutan pembangunan yang sedang terbengkalai ini.

“Sebagai pengurus kami selalu menunggu uluran tangan kaum muslimin dan muslimat, terutama warga VII Koto Sungai baik yang ada di kampung atau pun di rantau,” tutur Ajo Win.

Bagi yang punya niat untuk berinfak dan bersedekah bisa transfer langsung melalui rekening Masjid Al-Muttaqiem seperti di bawah ini, Bank BRI Nomor Rekwning 549701012296530, atas nama Masjid Raya Al-Muttaqien.

Baca Juga  Khatam Quran MDTA Istiqamah Sumua, Ketua DPRD Bukittinggi: Kita Siapkan Pembangunan Rumah Tahfiz

“Mudah-mudahan Allah SWT membukakan pintu rezeki terhadap orang yang menginfakkan sebagian hartanya untuk pembangunan rumah ibadah ini. Atas nama pengurus kami mengucapkan syukur kepada Allah SWT dan berterima kasih kepada manusia,” ucap laki-laki yang hobi shalat di awal waktu ini mengakhiri pembicaraannya.

(Tka)