PBNU Kutuk Keras Insiden Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar Bandung

Suleman Tanjung
Wakil Sekjen PBNU, H. Suleman Tanjung. (f/nu)

JAKARTA, Mjnews.id – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengutuk keras insiden bom bunuh diri di Markas Polsek Astana Anyar, Bandung, Jawa Barat. 

Akibat bom bunuh diri tersebut, sejumlah personel Polri terluka sedangkan terduga pelaku diduga tewas. 

ADVERTISEMENT

1672718317 zd2LclJzIi3V8sEfHHWPFagJbbGo8jsG

SCROLL TO RESUME CONTENT

“PBNU mengutuk keras. Melakukan bom bunuh diri sia-sia. Dan tidak akan mencapai tujuannya,” kata Wakil Sekjen PBNU, H. Suleman Tanjung pada Rabu 7 Desember 2022.

Menurut dia, apapun motif yang dilakukan pelaku, tindakan bom bunuh diri tidak bisa dibenarkan.

“Kejadian seperti ini sangat mengganggu ketenangan dan kerukunan beragama dan kehidupan berbangsa kita. Terorisme semacam ini tidak dibenarkan dalam agama manapun,” ujarnya.

Baca Juga  Kaba Ikan Sakti Sungai Janiah Jadi WBTbI 2022

Dijelaskan pria yang akrab disapa Buya Sultan ini, bahwa hasil munas alim ulama Nahdlatul Ulama tahun 2019 di Kota Banjar menyerukan bahwa me taati hukum negara adalah kewajiban seorang muslim dan warga negara Indonesia. “Tidak boleh menjadikan syariat apapun sebagai instrumen untuk melawan hukum negara,” tegasnya. 

Lebih lanjut, Sultan mengajak semua pihak, untuk memberikan dukungan terhadap Polri untuk mengungkap kasus ini. “Jika ada aspirasi, sebaiknya disalurkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tambahnya. 

Mendekati tahun baru, teror semacam ini memang harus diwaspadai. Karenannya semua pihak harus ikut dalam mencegah terjadinya terorisme.

Baca Juga  Penemuan Benda Diduga Granat Manggis di Sucen Hebohkan Warga

“Masyarakat dan semua pihak juga harus ikut berpartisipasi untuk sebisa mungkin mencegah terjadinya terorisme,” kata dia.

Sekadar diketahui, ledakan yang diduga bom bunuh diri mengguncang Markas Polsek Astana Anyar Bandung, Rabu (7/12/2022), pagi.

Polisi menemukan serpihan potongan tubuh yang diduga pelaku bom bunuh diri. Sejumlah polisi yang berada di Mapolsek dikabarkan juga terluka.

Saat ini tim gegana dan sensus 88 anti teror juga sudah berada di lokasi untuk melakukan pengamanan dan penyisiran.

(*/eki)