Soal Perseteruan Bupati Padang Pariaman dengan UNP, Ini Kata Ketua DPP PKDP Refrizal

Refrizal
Ketua DPP PKDP se-Indonesia, H. Refrizal. (f/ist)

Padang Pariaman, Mjnews.id – Ketua DPP PKDP se Indonesia, H. Refrizal mengatakan, terkait perseteruan Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur dengan Rektor UNP, Prof. Dr. Ganefri terkait rencana pengembangan Kampus UNP di Tarok City, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, Suhatri Bur wajib menepati janjinya membuka jalan sampai lokasi kawasan kampus tersebut.

Hal itu disampaikan Refrizal saat diminta pendapatnya, Rabu (28/12/2022). Katanya, kawasan Tarok City sudah dijadikan kawasan pendidikan semasa bupati sebelum Suhatri Bur.

ADVERTISEMENT

1672718317 zd2LclJzIi3V8sEfHHWPFagJbbGo8jsG

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pendahulu Suhatri Bur sudah buka badan jalan seluas 75 meter dan sudah berusaha mensertifikatkan tanah sehingga beberapa perguruan tinggi sudah punya kawasan masing-masing seperti UNP 150 hektare, ISI Padang Panjang dan Politeknik Padang.

Baca Juga  Wabup Padang Pariaman Buka Turnamen Sepak Bola Malai V Suku Cup II 2021

Menurut Refrizal, badan jalan yang sudah dibuka bupati sebelum Suhatri Bur belum sampai lokasi kawasan kampus. Sebagai pimpinan daerah, Suhatri Bur harus tahu bahwa pembangunan itu berkelanjutan. Artinya, apa yang sudah digagas pendahulunya wajib untuk diteruskan, bukan ditinggalkan.

“Jangankan menambah pembukaan badan jalan, merawat yang sudah ada saja tidak ada sama sekali. Terbukti dengan sudah mulai rusaknya badan jalan yang dibuka oleh penguasa sebelum Suhatri Bur,” ujarnya.

Pembukaan badan jalan oleh penguasa sebelum Suhatri But telah menelan biaya miliaran rupiah. “Apa sih keberatannya Suhatri Bur melanjutkan pembukaan badan jalan tersebut? Kan makai dana APBD juga kan?” ucap Refrizal yang akrab disapa dengan buya ini.

Baca Juga  Ny. Yusrita Suhatri Bur Dikukuhkan Sebagai Bunda PAUD Padang Pariaman

Pada berita sebelumnya, Rektor UNP sudah siapkan anggaran untuk ganti tanaman dan bangunan milik masyarakat yang ada dalam kawasan 150 hektare itu. Sisi lain, Pemda Pariaman belum membentuk Tim Apraisal yang akan bekerja untuk menghitung tanaman dan bangunan yang mau diganti rugi.

Wakil Rektor II UNP Dr. Syahril mengajak Bupati Suhatri Bur untuk duduk satu meja. “Guna mencari solusi yang terbaik untuk pembangunan Padang Pariaman ke depan, mari kita duduk satu meja,” tukuk Syahril.

(Tka)