Turunkan Angka Stunting, Pemko Padang Panjang Bantu Makanan Tambahan 81 Bayi Dua Tahun

Rapat Evaluasi Percepatan Penurunan Stunting
Rapat Evaluasi Percepatan Penurunan Stunting di Kota Padang Panjang, Selasa (6/12/2022). (f/kominfo)

PADANG PANJANG, Mjnews.id – Untuk intervensi kasus stunting di Kota Padang Panjang, akan diberikan bantuan makanan tambahan bagi 81 anak usia dua tahun (baduta).

Makan tambahan berupa telur, susu dan lain-lain senilai Rp350 ribu setiap bulan berasal dari Bapak Asuh Anak Stunting (Basunting) yang terdiri dari seluruh OPD di lingkungan Pemko. Untuk Desember ini sebagian akan dibantu Baznas Kota Padang Panjang.

ADVERTISEMENT

1672718317 zd2LclJzIi3V8sEfHHWPFagJbbGo8jsG

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, Pemko juga telah menambah anggaran sebesar Rp100 juta dalam intervensi kasus stunting tersebut. Pada 8 Desember ini akan diluncurkan Basunting yang akan digelar di Kecamatan Padang Panjang Timur. 

Baca Juga  Pameran di Munas Gebu Minang, Kerajinan UMKM Padang Panjang Banyak Diminati Perantau

Demikian mengemuka dalam Rapat Evaluasi Percepatan Penurunan Stunting, Selasa (6/12/2022) di Aula Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSPPKBPPPA).

Wakil Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Kota Padang Panjang, dr. Dian Puspita Fadly Amran, Sp.JP mengapresiasi semua pihak yang terus berupaya dalam percepatan penurunan stunting ini.

“Saat ini kita berada pada angka 14,74 persen untuk balita, yang hampir mendekati target nasional dan 13,51 persen untuk baduta,” ungkapnya.

Dikatakan Dokter Dian, beberapa objek yang harus jadi fokus adalah ibu hamil, ibu menyusui, balita, anak usia PAUD. 

Baca Juga  Wagub Sumbar Bahas Percepatan Penurunan Stunting bersama Seluruh Stakeholder

“Yang perlu perbaikan adalah gizi di samping sanitasi yang juga perlu menjadi perhatian bersama,” tuturnya.

(and/arb)