Tutup 2022 dengan Prestasi, Kemenkumham DKI Usung Semangat Pasti dan Ber-Akhlak di 2023

Refleksi Akhir Tahun 2022
Kemenkumham DKI Jakarta adakan Refleksi Akhir Tahun 2022. (f/berkam)

JAKARTA, Mjnews.id – Menuju akhir tahun 2022, sebagai instansi yang menerapkan akuntabilitas dan transparansi, Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham DKI Jakarta mengabadikan momentum 1 (satu) tahun kinerja melalui kegiatan Refleksi Akhir Tahun 2022, Selasa (20/12/2022).

Seiring dengan adanya kebijakan akibat masifnya penyebaran virus Covid-19, dan dinamika perkembangan zaman, kemudahan informasi dan kecepatan layanan disajikan dengan sangat apik oleh 28 Satuan Kerja di lingkungan Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta.

ADVERTISEMENT

1672718317 zd2LclJzIi3V8sEfHHWPFagJbbGo8jsG

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelayanan terbaik kepada masyarakat dibuktikan melalui percepatan pelaksanaan tugas dan fungsi yang meliputi implementasi reformasi birokrasi, reformasi hukum berbasis e-gov, peningkatan sumber daya manusia, dan meningkatkan peran Kementerian Hukum dan HAM dalam peningkatan kualitas pembentukan dan pelayanan hukum serta pemenuhan pemajuan Hak Asasi Manusia.

Baca Juga  Kakanwil Kemenkumham DKI Monitor Pengamanan di Imigrasi Soekarno Hatta

Kemudahan pelayanan hukum dan penegakan hukum terus diberikan oleh Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta seperti pelayanan terpadu di Pusat perbelanjaan seperti Pusat Grosir Cililitan, Pasar Pagi Mangga Dua serta pembentukan Unit Layanan Paspor (ULP) Cibubur Junction, Mall Kemang Village, dan lainnya. Divisi Keimigrasian juga mampu melaksanakan kebijakan penerbitan surat perjalanan Republik Indonesia dengan masa berlaku passport menjadi 10 tahun dan pembuatan passport satu hari selesai.

Baca Juga  Silmy Karim Ditunjuk Sebagai Dirjen Imigrasi

Selain itu guna mengurangi permasalahan overkapasitas di Lapas/Rutan tercatat program Re-Integrasi (PB,CB,CMB,CMK, dan Asimiliasi) sejak Januari hingga November 2022 sejumlah 3768, program diversi sejumlah 545 anak, redistribusi narapidana 7.748 orang.

Berbagai strategi dalam peningkatan kecepatan layanan hukum, Pemasyarakatan dan Keimigrasian, telah diterapkan oleh Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta dengan menetapkan target pendaftaran merek 5.000 UMKM, kerjasama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Penerapan Instrumen Sistem Penilaian Pembinaan Narapidana (SPPN), Pembinaan Kemandirian Bersersertifikasi, dan melibatkan masyarakat sebagai agen intelijen pengawasan orang asing tingkat RW.