Tutup Jambore Anak, Dewi Ansar Berharap Generasi Muda Jadi Garda Terdepan dalam P3A

Penutupan Jambore Anak
Penutupan Jambore Anak tingkat Provinsi Kepri tahun 2022 di Hotel Harris Resort. (f/biro adpim)

KEPRI, Mjnews.id – Ketua TP-PKK Provinsi Hj. Dewi Kumalasari Ansar selaku Bunda Forum Anak Kepulauan Riau (Forari) menghadiri sekaligus menutup secara langsung kegiatan Jambore Anak tingkat Provinsi Kepri tahun 2022 di Hotel Harris Resort, Waterfront Marina City, Batam, Rabu (14/12/2022). 

Kegiatan Jambore Anak tersebut, telah berlangsung sejak 13 Desember hingga 14 Desember 2022 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (P3AP2KB) Provinsi Kepulauan Riau. 

ADVERTISEMENT

1672718317 zd2LclJzIi3V8sEfHHWPFagJbbGo8jsG

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun tujuan dari pelaksanaan Jambore Anak ialah menjadikan generasi muda yang memiliki pemahaman tentang Strategi Nasional Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak (Stranas PKTA) sesuai dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 101 tahun 2021, dimana generasi muda diharapkan dapat menjalankan dua dari tujuh strategi yaitu penguatan norma dan nilai anti kekerasan serta penciptaan lingkungan yang aman dari kekerasan. 

Hal tersebut disampaikan Dewi Ansar saat memberikan kata sambutan didepan seluruh peserta Jambore Anak yang hadir. Dewi Ansar juga menambahkan bahwa, generasi muda di Provinsi Kepri berjumlah 1/3 dari total popularitas penduduk Kepri, yang nantinya akan memajukan pembangunan Kepri di masa yang akan datang. 

Baca Juga  Jaga Prokes dan Terapkan Aplikasi Peduli Lindungi, Ini Pesan Plt Bupati Bintan

“Sepertiga bagian populasi Provinsi Kepulauan Riau diantaranya adalah anak-anak, oleh karena itu potensi dan peran anak sangat penting untuk memajukan pembangunan Kepri dimasa datang, tak dapat dipungkiri 100 persen masa depan Kepri bergantung pada anak-anak Bapak Ibu sekalian. Pelaksanaan Jambore Anak yang kita laksanakan ini merupakan salah satu mewujudkan kualitas sumber daya manusia yang berkualitas, sehat dan berdaya saing dengan berbasiskan iman dan taqwa, sesuai Visi Misi Provinsi Kepri,” tambah Dewi Ansar. 

Dewi Ansar juga berpesan kepada peserta yang hadir bahwasanya, dalam upaya perlindungan anak yang merupakan penerus generasi yang akan mengemban tugas bangsa. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Kepri terus melakukan perannya dalam memberikan hak-hak yang dimiliki generasi muda. 

Baca Juga  DPRD Kepri Gelar Sidang Paripurna Terkait Laporan Reses Tahun 2022

“Anak-anak kita bukan lagi pewaris ataupun penerus bangsa, melainkan penentu kemana arah masa depan Kepri nantinya. Untuk itu, kita bertanggungjawab penuh bagaimana mana mengarahkan dan membekali mereka hingga menjadi sumber daya manusia yang berkualitas, dan pastinya Provinsi Kepri akan berupaya memenuhi hak-hak mereka, terutama dibidang partisipasi, pengasuhan, kesehatan, pendidikan dan perlindungan khusus anak,” pesan Dewi Ansar. 

Terakhir, Dewi Ansar mengharapkan generasi muda menjadi duta yang berada di garda terdepan dalam pelaksanaan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) di Provinsi Kepulauan Riau. 

“Anak-anak yang ibu sayangi, ibu harapkan kalian semua menjadi duta P3A yang berada di baris terdepan dalam memberikan pemahaman dan memastikan perlindungan kepada perempuan dan anak-anak. Ananda semua sudah dibekali ilmu dan sharing dari para fasilitator, yang dengan itu Ananda diharapkan dapat memiliki pengetahuan terkait Perlindungan anak dan nantinya diharapkan dapat menjadi pelopor dan pelapor,” tegas Dewi Ansar.

(mit)