Wako Padang Panjang Minta PDAM Bisa Pertahankan Status Terbaik di Sumbar

RKAP-PDAM-Padang-Panjang-2023
Wali Kota H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano saat pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan PDAM Padang Panjang 2023 dan Komparasi Capaian Kinerja 2022, Selasa (13/12/2022). (f/kominfo)

PADANG PANJANG, Mjnews.id – Perusahaaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Padang Panjang tercatat memiliki kinerja sehat dengan nilai 3.48 pada 2021. Ini berdasarkan Laporan Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Januari 2022 lalu.

Diprediksi, nilai kinerja tersebut bakal meningkat di 2022 menjadi 3.565. Dengan demikian, PDAM Padang Panjang masih menjadi yang terbaik, nomor satu di Sumatera Barat.

ADVERTISEMENT

1672718317 zd2LclJzIi3V8sEfHHWPFagJbbGo8jsG

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wali Kota, H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano berharap kinerja terbaik tersebut bisa dipertahankan di 2023 nanti. Hal itu disampaikannya saat pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2023 dan Komparasi Capaian Kinerja 2022, Selasa (13/12/2022) di Kantor PDAM.

Baca Juga  Muharram Jadi Semangat Hijrah di Tengah Pandemi

Berbagai tantangan memang tengah dihadapi PDAM. Seperti biaya penyusutan dan penambahan aset yang perlu disesuaikan pada 2023. Serta Permendagri 21 Tahun 2020 tentang Perhitungan dan Penetapan Tarif Air Minum mesti diterapkan segera. 

Pada Permendagri ini, seluruh PDAM dituntut untuk Full Cost Recovery (FCH). Penetapan tarif PDAM mesti mampu menutupi biaya produksi. Penerapannya bersamaan dengan Keputusan Gubernur yang menetapkan tarif dasar bawah dan atas.

Wako Fadly meyakini PDAM bisa menyiasatinya. ā€œEfisiensi cost pengeluaran atau biaya operasional PDAM atau skema tarif. Kalaupun ini harus dilakukan (skema tarif), jangan sampai membebani masyarakat kurang mampu atau membutuhkan subsidi pelayanan PDAM dari pemerintah. Untuk rumah ibadah, sekolah, UMKM perlu dipertimbangkan,ā€ tutur Fadly seraya meminta memulai dengan melakukan survei pelayanan terlebih dahulu.

Baca Juga  Baznas Distribusikan Tiga Program Zakat Padang Panjang Makmur

Direktur PDAM, Adrial A. Bakar, S.T mengatakan, penyesuaian tarif direncanakan April 2023 mendatang. Sebelum dilakukan, PDAM bakal melaksanakan saran dari wali kota. Seperti membentuk FGD maupun survei.

Lalu, melakukan peningkatan dan perbaikan kualitas pelayanan, konsultasi publik tentang layanan PDAM secara menyeluruh termasuk tarif, serta evaluasi dan penetapan penyesuaian tarif. 

Turut hadir, Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setdako, Putra Dewangga, S.S, M.Si, Kepala Bagian Pemerintahan Setdako, Drs. Reflis, M.TP.

(hrs/arb)