Warga Nagari Koto Baru Keluhkan Air PDAM Sering Mati, Ini Kata Kepala Unit Padang Sago

perbaiki kerusakan pada instalasi air
Petugas PDAM unit Tandikek sedang memperbaiki kerusakan pada instalasi air. (f/ul)

Padang Sago, Mjnews.id – Pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Padang Pariaman di Nagari Koto Baru, Kecamatan Padang Sago mengeluh karena air sering mati total siang dan malam. Selain itu air sering berlumpur.

Keluhan ini dikemukakan H. Iskandar dalam group Ikatan Keluarga Besar Padang Sago Sekitarnya (IKBPS) Sabtu (10/12/22).

ADVERTISEMENT

1672718317 zd2LclJzIi3V8sEfHHWPFagJbbGo8jsG

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mohon dunsanak sampaikan ke PDAM bagi yang kenal dengan direkturnya. Alah duo hari air mati total. Kalau pun hidup air keruh dan berlumpur,” kata H. Iskandar menimpali Direktur PDAM Padang Pariaman, Aminudin.

Baca Juga  Harga Anjlok, Petani dan Buruh Kelapa Sawit di Dharmasraya Merugi

Saat dikonfirmasi pada hari yang sama menjawab, terima kasih informasinya, sudah saya perintahkan langsung KA Unit Padang Sago untuk turun memperbaikinya. Mereka sudah turun. “Insya Allah sore nanti air sudah hidup kembali,” tutur Amin.

Kepala Unit Padang Sago, Ulung yang dikonfirmasi juga ucapkan terima kasih. “Terima kasih pemberitahuan bapak kepada kami untuk hal di atas kami sedang memperbaiki sistem yang ada dan untuk saat ini kami sedang melaksanakan optimalisasi Instalasi Pengelohan Air (IPA) di Aie Kelok Tandikek,” katanya.

Untuk daerah Koto Baru, kekeruhan dan sering mati karena adanya air mati yang lama akibat perbaikan jembatan Lubuk Napa. Pas air hidup menyebabkan endapan di pipa terangkat terbawa air dalam pipa. Untuk itu kami merencanakan membuat penguras di beberapa titik.

Baca Juga  Soal Aliran Bab Kesucian, Menag: Verifikasi Lapangan dan Ajak Dialog!

“Kami akan selalu mengutamakan kepuasan pelanggan,” ujar Ulung.

Terakhir Aminuddin, menyampaikan ucapan maaf. “Maaf pak sesuai informasi kita sedang perbaiki IPA (Instalasi Pengolahan Air). Memang benar sering mati,” ujarnya.

Iskandar yang dicoba menghubunginya kembali untuk memastikan hidup atau matinya air. Sampai berita ini diturunkan, belum ada informasi yang jelas dari pelanggan Nagari Koto Baru sama sekali.

(Tka)