Warga PKDP Korban Gempa Cianjur Masih Butuh Bantuan

Bangunan Hancur dalam Gempa Cianjur
Rumah warga PKDP Cianjur yang tertimpa musibah gempa, beberapa waktu lalu. (f/dok)

Cianjur, Mjnews.id – Kata Ketua Persatuan Keluarga Daerah Pariaman (PKDP) Cianjur, Jawa Barat, Armen Oyon pada Jum’at (23/12/2022), langkah, rezeki, pertemuan dan maut, tidak satu pun manusia yang tahu kapan datangnya. Begitulah ajaran agama Islam yang wajib diyakini.

Katanya, ada 12 warga Padang Pariaman di Cianjur mengalami musibah gempa beberapa waktu lalu masuk dalam kategori berat. Soalnya, warung dan rumah tempat mereka berjualan tidak lagi bisa dipakai sebab sudah hancur lebur dan rata dengan tanah.

Adapun nama-nama mereka yakni Lina, tinggal di Bayubut. Setelah itu Herman Toni berdomisili di Slok Pandan. Nama lainnya, Yulhendri di Gasol, kemudian Darul Ikhlas tinggal di Panembong.

Selanjutnya, Desri Mayeni beralamat di Pamokolan. Nama berikutnya Ema Susanti alamat di Ciwalen. Terus Alriyan di Serpong. Zainal beralamat di Kampung Cisepan. Kiman alamat rumahnya di Cugenang. Syafrianto beralamat di Warung Kondang. Darlis yang sehari hari akrab dipanggil Buyung Saman alamatnya Bojong Meron. Terakhir Ismardi tinggalnya di Ciberum dan boleh juga disebut Cipanas.

Baca Juga  Kakanwil Kumham Jabar Monitor Kesiapan Rupbasan Bandung Jelang Libur Lebaran

Tambah Oyon, ada pula yang tettimpa musibah sedang berjumlah 17 orang.

“Kami sangat berharap bantuan dan dukungan untuk warga PKDP yang dapat musibah tersebut,” ujar Oyon menimpali.

(Tka)