ATM BSI Aceh Kini Bisa Akses Kartu Debit Berlogo Visa dan Mastercard

Sudirman bertemu Perwakilan Bank Syariah Indonesia (BSI) Region Office 1 Banda Aceh
Anggota Komite IV DPD RI asal Aceh, H Sudirman bertemu Perwakilan Bank Syariah Indonesia (BSI) Region Office 1 Banda Aceh yang berlangsung di Culture Coffee, Lhokseumawe, Rabu (4/1/2023) siang. (f/dpd)

Aceh, Mjnews.id – Anggota Komite IV DPD RI asal Aceh, H Sudirman atau populer dikenal Haji Uma bertemu Perwakilan Bank Syariah Indonesia (BSI) Region Office 1 Banda Aceh di Culture Coffee, Lhokseumawe, Rabu (4/1/2023) siang.

Pihak BSI Aceh diwakili Retail Financing Business Deputy BSI Regional Aceh, Saiful Musadir yang didampingi oleh Deputy Branch Manager BSI area Lhokseumawe, Yanrizal Fahlevi dan Priority Banking Manager Firdaus.

ADVERTISEMENT

1672718317 zd2LclJzIi3V8sEfHHWPFagJbbGo8jsG

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihak BSI Regional Aceh memaparkan sejumlah peningkatan kualitas layanan yang telah dilakukan hingga akhir 2022, salah satunya yaitu, upgrade dan penggantian mesin ATM baru di lokasi strategis seperti di Bandara International Sultan Iskandar Muda, Hotel Hermes Palace, dan di Pulau Sabang.

Menurut Saiful Musadir, sebagaimana disampaikan kepada Haji Uma bahwa pada saat ini di ketiga lokasi strategis tersebut sudah dapat melayani transaksi menggunakan kartu debit berlogo visa dan mastercard.

BSI menargetkan, mulai Januari 2023 proses upgrade mesin ATM akan terus dilakukan untuk seluruh mesin ATM BSI di Aceh, agar dapat melayani proses transaksi kartu debit berlogo visa dan mastercard.

Baca Juga  Wakil Ketua DPD Sultan B Najamudin Pimpin Penyerahan Jenazah Pdt. WTP Simarmata

Terkait capaian tersebut, Regional Chief Executive Officer (RCEO) PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Region 1 Aceh, Wisnu Sunandar turut menyampaikan terima kasih kepada Haji Uma yang telah berperan dalam mendukung Qanun LKS dan percepatan upaya peningkatan kualitas layanan BSI di Aceh.

Ucapan terima kasih dari pimpinan BSI Region 1 Aceh tersebut, disampaikan kepada Haji Uma melalui WhatsApp pribadinya dan melalui Saiful Musadir dalam pertemuan yang berlangsung tersebut.

Sebagaimana diketahui, sejak BSI resmi beroperasi, hingga pertengahan tahun 2022 diketahui banyak masalah dan keluhan masyarakat, terkait kualitas layanan BSI di Aceh. Termasuk keluhan dari seorang wisatawan asing yang tidak bisa mengakses layanan penarikan tunai pada ATM BSI di Aceh, karena menggunakan kartu debit bank luar negeri.

Menindaklanjuti sejumlah keluhan dan aspirasi masyarakat, kemudian Haji Uma menyurati Bank Indonesia (BI) secara resmi untuk mempercepat proses perizinan atas pengajuan layanan perbankan di Aceh, terutama BSI dan Bank Aceh Syariah sebagai bagian dukungan BI terhadap penerapan Qanun LKS di Aceh.

Baca Juga  Senator Mahyudin Gandeng KKTJ Balikpapan Sosialisasi 4 Pilar MPR-RI

Surat resmi Haji Uma kepada BI tersebut, menjadi salah satu pemicu yang mendorong pimpinan kantor pusat BSI di Jakarta memberi perhatian khusus dan prioritas untuk Aceh terkait peningkatan kualitas layanan. Bahkan tak lama setelah itu, Dirut BSI Pusat langsung berkunjung ke Aceh.

Sementara itu, menyikapi paparan capaian peningkatan kualitas layanan BSI, khususnya mesin ATM dengan layanan transaksi kartu debit visa dan mastercard yang telah beroperasi di 3 lokasi, Haji Uma berharap agar ke depan secara bertahap upgrade layanan mesin ATM BSI mesti diperbanyak di sejumlah kota lainnya di Aceh, terutama yang menjadi tujuan kunjungan wisatawan.

“Kita mengapresiasi upaya peningkatan kualitas layanan yang telah dilakukan BSI di Aceh. Ke depan, kita berharap agar akses layanan maksimal pada mesin ATM terus diperbanyak di sejumlah kota lain di Aceh, terutama yang menjadi tujuan kunjungan wisatawan domestik maupun internasional,” harap Haji Uma.

(dpd/eds)