Benny Tjokro Divonis Nihil di Kasus ASABRI, Jaksa Harus Tindaklanjuti Vonis Hakim

Wihadi Wiyanto
Anggota Komisi III DPR RI, Wihadi Wiyanto. (f/dpr)

JAKARTA, Mjnews.id – Anggota Komisi III DPR RI, Wihadi Wiyanto mendorong Kejaksaan Agung (Kejagung) agar dapat segera merespon putusan majelis hakim yang memvonis nihil hukuman pidana, namun tetap membayar uang pengganti senilai Rp5,7 triliun dalam kasus korupsi ASABRI kepada terdakwa Benny Tjokrosaputro.

“Bahwa kita menunggu dari Jaksa bagaimana tindaklanjutnya dari vonis majelis hakim dan kita minta jaksa untuk lebih mempelajari vonis hakim itu sehingga tidak menjadikan pertanyaan di masyarakat,” kata Wihadi kepada wartawan di Jakarta, Jumat (13/1/2023).

ADVERTISEMENT

1672718317 zd2LclJzIi3V8sEfHHWPFagJbbGo8jsG

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun demikian, Jubir Bappilu Partai Gerindra ini tetap menghargai vonis hakim terhadap Benny Tjokro. “Intinya kita tetap menghargai semua keputusan hakim tersebut,” ujar legislator dapil Jatim IX meliputi Bojonegoro dan Tuban.

Baca Juga  Bupati Tanah Datar Sampaikan Penjelasan Tiga Ranperda

Sebelumnya diberitakan, Benny Tjokrosaputro divonis nihil di kasus ASABRI oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor. Komisaris PT Hanson International Tbk itu tetap divonis bersalah dalam kasus ini.

Dia terbukti melakukan korupsi bersama mantan Dirut ASABRI Adam Damiri dan Sonny Widjaja dkk. Perbuatan mereka terbukti merugikan negara sebesar Rp 22,7 triliun.

“Mengadili, menyatakan Terdakwa Benny Tjokrosaputro telah terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum bersalah melakukan tindak pidana korupsi dalam dakwaan ke satu primer dengan pemberatan secara bersama-sama dan tindak pidana pencucian uang,” ujar hakim ketua IG Eko Purwanto saat membacakan putusan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar, Kamis (12/1/2023).

Baca Juga  Jokowi Kritik Keras Kemenkes Cegah Stunting dengan Bagikan Biskuit ke Anak, Ini Kata Anggota DPR

Meskipun Vonis hakim soal putusan nihil, tetapi Benny Tjokro tetap dihukum membayar uang pengganti sebesar Rp5,7 triliun dalam kasus korupsi di PT Asabri.

“Menjatuhkan pidana tambahan terhadap terdakwa untuk membayar uang pengganti kepada negara sebesar Rp5.733.250.247.731,” katanya.

Diketahui, Sebelum putusan kasus ASABRI dilakukan, Benny Tjokro pun sudah divonis seumur hidup dalam kasus korupsi pengelolaan dana investasi pada PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

(*/eko)