DPR Desak BPOM dan BNN Hentikan Peredaran Vape Liquid

Irma Suryani Chaniago
Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani Chaniago. (f/dpr)

JAKARTA, Mjnews.id – Polda Metro Jaya bersama Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta membongkar industri rumahan pembuatan likuid vape mengandung narkotika jenis sabu di kawasan Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat. Modusnya, narkoba jenis sabu cair dicampurkan ke dalam liquid vape.

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani Chaniago mendesak agar Pemerintah bersama aparat penegak hukum untuk segera menindaklanjuti kasus tersebut, karena dikhawatirkan kejadian seperti ini akan bisa terjadi di lain waktu.

ADVERTISEMENT

1672718317 zd2LclJzIi3V8sEfHHWPFagJbbGo8jsG

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dengan adanya tambahan data bahwa liquid vape rawan disalahgunakan bahkan terbukti ada yang mengandung narkoba jenis sabu, maka sudah saatnya pemerintah membuka mata, stop perderan rokok electrik dan teliti lebih jauh lagi manfaat dan mudaratnya,” tegas Irma kepada wartawan di Jakarta, Minggu (15/1/2023).

Baca Juga  Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Talamau, Bupati Beri Semangat dan Bantuan Beras

Politikus Partai NasDem ini mendesak agar Badan Pengawas Obat da Makanan (BPOM) bersama aparat penegak hukum seperti BNN untuk segera menghentikan peredaran rokok elektrik atau Vape Liquid tersebut.

“Dengan terbuktinya penyalahgunaan rokok electrik ini saya meminta BPOM segera menindaklanjuti dengan penghentian sementara peredarannya. Dan saya sudah minta Pak Rizal dari BPOM berkoordinasi dengan aparat terkait untuk mengusut kasus itu,” tandas legislator dapil Sumsel II ini.

Baca Juga  Ketua DPD RI Minta Pengawasan Penjualan Racun Online Diperketat

Sebelumnya diberitakan, Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya menggerebek home industri narkoba liquid atau cair untuk rokok elektrik atau vape di sebuah rumah di jalan Melati RT 11, RW 04, Meruya Selatan, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, Sabtu (14/1/2023) malam.

(*/eki)