Kapal Nelayan Terbalik saat Tebar Jaring di Pantai Logending Kebumen

Tim SAR gabungan datang ke lokasi kapal nelayan tenggelam
Tim SAR gabungan datang ke lokasi kapal nelayan tenggelam. (f/humas)

Kebumen, MJNews.id– Kapal nelayan dihantam ombak hingga terbalik di perairan Pantai Logending, Kecamatan Ayah, Kebumen, Jawa Tengah. Beruntung, dua awak nelayan yang menumpang kapal naas itu berhasil diselamatkan.

Kecelakaan laut menimpa Dasiman (57) warga Desa Kalipoh, Kecamatan Ayah, dan Ahmad (35) warga Desa Argopeni, Kecamatan Ayah, Kebumen saat menjaring ikan, sekira pukul 08.00 WIB, Jumat 6 Januari 2023.

ADVERTISEMENT

1672718317 zd2LclJzIi3V8sEfHHWPFagJbbGo8jsG

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dijelaskan Kapolres Kebumen, AKBP Burhanuddin melalui Kasubsi Penmas Aiptu S Catur Nugraha, kecelakaan terjadi di pemecah gelombang atau atau break water saat menebar jaring.

Baca Juga  Pemerhati Seni dan Budaya Asal Gombong Datangi Pementasan Kesenian Kuda Lumping Wahyu Langen Budoyo

“Kalau semakin ke darat, ombak itu semakin kuat. Kurang lebih saat kejadian, ombak yang menghantam kapal nelayan setinggi 1,5 meter. Posisi nelayan terlalu dekat dengan break water sehingga kapal langsung terbalik saat ombak besar datang,” jelas Aiptu Catur.

Saat para korban jatuh ke laut, beruntung keduanya masih mengenakan life jacket atau pelampung. Dasiman selaku tekong dan Ahmad sebagai anak buah kapal bisa terapung menunggu hingga pertolongan datang.

“Kurang lebih 15 menit setelah kejadian, Tim SAR gabungan datang ke lokasi segera mengangkat para korban. Alhamdulillah keduanya selamat,” lanjut Aiptu Catur.

Baca Juga  Mahasiswa PMII Way Kanan Demo Tolak Kenaikan Harga BBM

Kecelakaan laut yang terjadi di Pantai Logending menambah panjang daftar kecelakaan laut di perairan Kebumen.

Polres Kebumen mengimbau kepada seluruh nelayan untuk selalu mengenakan life jacket saat mencari ikan di laut.

Sudah banyak korban kecelakaan laut berhasil diselamatkan karena mengenakan life jacket.

“Kami selalu berpesan, jangan pernah melepaskan life jacket saat mencari ikan di laut untuk antisipasi kecelakaan,” pungkasnya.

(Dana)