Ketua DPD RI Dorong Kampus Implementasikan Keilmuan sebagai Solusi Masalah Sosial

LaNyalla
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (f/dpd)

JAKARTA, Mjnews.id – Inovasi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya yang tergabung dalam tim perancang Aksanawa berhasil merancang kapal Autonomous Surface Vehicle (ASV) untuk memudahkan pencarian korban kecelakaan laut.

Untuk itu, Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti minta pihak perguruan tinggi implementasikan disiplin ilmu yang mereka miliki sebagai solusi masalah-masalah sosial di masyarakat.

ADVERTISEMENT

1672718317 zd2LclJzIi3V8sEfHHWPFagJbbGo8jsG

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Itu merupakan contoh implementasi keilmuan yang langsung dituangkan dalam bentuk yang kongkret,” tegas LaNyalla.

Menurut LaNyalla, inovasi dan implementasi langsung dari ilmu pengetahuan yang dipelajari di kampus seharusnya dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Baca Juga  Rahmi Kuliah ke Turki, Wako Padang Panjang Beri Wejangan Begini

“Maka, saya mendorong agar kampus implementasikan keilmuan mereka sebagai solusi permasalahan sosial yang dihadapi masyarakat. Saya percaya kampus bisa,” tegas LaNyalla, Kamis (5/1/2023).

Senator asal Jawa Timur itu melanjutkan, ketika kampus mampu melakukan eksplorasi science dan menghasilkan banyak scientist, permasalahan sosial dapat diselesaikan.

Oleh karenanya, tokoh asal Bugis yang besar di Surabaya itu mendorong setiap kampus untuk mampu melahirkan inovasi dan implementasi ilmu pengetahuan menjadi langkah kongkret yang memberi manfaat terhadap masyarakat.

Baca Juga  Melalui Paripurna HUT Pasbar, Ketua DPRD Pasbar Apresiasi Anggota Dewan

“Misalnya kita menghadapi kebencanaan yang disebabkan intensitas hujan yang tinggi. Para ilmuan bisa melakukan penelitian yang mampu menciptakan terobosan penanganan banjir,” kata LaNyalla menyontohkan.

LaNyalla yakin jika setiap kampus mampu mewujudkan inovasi dan menciptakan berbagai teknologi yang diperlukan, maka permasalahan sosial yang kita hadapi satu demi satu terselesaikan.

“Saya kira kita mampu mengatasi persoalan sosial yang dihadapi sepanjang para ilmuan di kampus diberi ruang untuk mencarikan solusinya,” tuturnya.

(dpd/eds)