Komisi II DPRD Bukittinggi Kunker ke SDN 13 Bukit Apit Puhun dan SDN 16 Tarok Dipo

Komisi II DPRD Kota Bukittinggi kunjungan kerja ke SDN 13 Bukit Apit Puhun
Komisi II DPRD Kota Bukittinggi kunjungan kerja ke SDN 13 Bukit Apit Puhun. (f/siti aisyah)

Bukittinggi, Mjnews.idAnggota Komisi II DPRD Bukittinggi melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke-3 di SDN 13 Bukit Apit Puhun dan SDN 16 Tarok Dipo, Selasa 17 Januari 2023.

Sebelumnya Komisi II telah melakukan kunjungan kerja di hari yang sama ke SDN 11 Bukit Apit dan SMPN 3 Bukittinggi. Kunjungan yang dilakukan untuk mendengarkan permasalahan yang sedang dialami oleh sekolah dalam pemenuhan fasilitas sarana dan prasarana sekolah.

ADVERTISEMENT

1672718317 zd2LclJzIi3V8sEfHHWPFagJbbGo8jsG

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kunker Komisi II DPRD Bukittinggi dihadiri Wakil Ketua DPRD Nur Hasra, Ketua komisi ll Edison Katik Basa, Asril, H. Irman, Ibnu Asis, Erdison Nimli, Kepala dinas pendidikan dan kebudayaan Jeki, serta Kepala PUPR Kota Bukittinggi Fauzan.

Kunker komisi II ke SDN 13 Bukit Apit Puhun disambut langsung kepala sekolah Monaliza S. Pd, wakil kepala sekolah dan majelis guru.

Kepala Sekolah SDN 13 Bukit Apit Puhun dalam sambutannya mengatakan, sekolah ini memiliki murid sebanyak 158 siswa dengan 6 kelas, dan banyak fasilitas kami yang belum terpenuhi.

Baca Juga  Pemprov Launching Tahun Kunjungan Wisata Sumbar 2023, Targetkan 8,2 Juta Kunjungan

“Sekolah ini masih dalam bangunan lama, kami sangat menginginkan adanya gedung baru untuk sekolah ini, kami juga membutuhkan pagar tinggi dibagian belakang karena belakang sekolah banyak sekali semak dan juga kebun, sekolah takutkan akan ada binatang seperti ular yang masuk dan juga siswa yang masuk ke semak-semak tersebut,” jelas kepala Sekolah

Selanjutnya sekolah SDN 13 Bukit Apit Puhun juga membutuhkan air bersih, kantin sehat, pojok literasi, dan alat-alat kesenian.

Menyikapi persoalan yang disampaikan kepala sekolah kepala PUPR akan mengkoordinasikan terkait pembangunan pagar agar sekolah aman dari binatang-binatang yang akan masuk ke pekarangan sekolah, dan siswa tidak masuk ke pekarangan semak tersebut.

Komisi ll DPRD Kota Bukittinggi kunjungan kerja ke SDN 16 Tarok Dipo
Komisi II DPRD Kota Bukittinggi kunjungan kerja ke SDN 16 Tarok Dipo. (siti aisyah)

Selanjutnya Komisi II bersama SKPD mengunjungi sekolah SDN 16 Tarok Dipo, dalam kesempatan tersebut kepala sekolah diwakili Wakil Kepala Yosnita Yohanis menyampaikan beberapa persoalan yang sampai sekarang belum teratasi yaitu mengenai banjir sekolah, bangunan sekolah yang sudah retak karena sekolah ini sudah berdiri semenjak tahun 1970-an.

Baca Juga  Waspadai Peredaran Uang Palsu Jelang Lebaran Idul Fitri

Selanjutnya Ketua Komisi II Edison Katik Basa berharap agar pihak sekolah bisa membuatkan perencanaan di 2023 dan untuk realisasinya ada di 2024.
“Saya berharap sekolah segera membuat perencanaan dan kebutuhan sekolah dalam bentuk proposal agar dapat kita realisasikan sesegera mungkin,” ujar Edison Katik Basa.

Sementara itu, Dinas PUPR Fauzan mengatakan, kita akan membuat resapan air untuk sekolah. “Kita akan melihat kembali bagaimana bangunan sekolah SDN 16 Tarok Dipo, apakah perlu kita bangun ulang atau direhab saja,” pungkas Fauzan.

(Aii)