Masyarakat Minta BLH Kota Pariaman Pangkas Pohon di Jalan Agus Salim

pohon di jalan agus salim pariaman miring ke jalan
Pohon di sepanjang Jalan Agus Salim, Desa Kampung Baru, Kecamatan Pariaman Tengah sudah miring ke badan jalan. (f/tka)

Pariaman, Mjnews.id – Masyarakat Desa Kampung Baru, Kecamatan Pariaman Tengah berharap dan bermohon kepada Pemko Pariaman untuk pangkas dan potong pohon kayu sepanjang Jalan Agus Salim.

Permohonan dan harapan itu disampaikan Doli, Kamis (5/1/2023) dalam bincang-bincang pagi di pos pemuda tempat ibu muda ini berjualan sarapan pagi.

ADVERTISEMENT

1672718317 zd2LclJzIi3V8sEfHHWPFagJbbGo8jsG

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kata Doli, pohon kayu yang sudah meresahkan tersebut terletak di depan warungnya. Pohonnya sudah berusia lanjut dan sudah miring ke badan jalan.

*Permohonan untuk menebang pohon ini sudah hampir 2 tahun disampaikan kepada petugas Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Pariaman. Tetapi sampai kini belum ada realisasinya,” ujar perempuan penjual kue mangkuak dan ketan goteng pisang ini.

Baca Juga  Pasarkan Produk Unggulan, Diskop dan UKM Gelar Temu Bisnis Kerajinan Sumbar di Medan

Kata Doli, dia juga sudah menyampaikan kepada anggota Legislatif asal Desa Kampung Baru, supaya pphon kayu yang sudah miring itu dipangkas dan dipotong batangnya supaya tidak ada korban.

Pohon kayu yang sudah miring atau “condong” itu ada 7 pohon mulai dari Simpang 4 Kampung Baru sampai ke rel kereta api. Di depan rumah Doli ada 2 pohon. Terus di depan STIT ada 3 pohon dan depan Foto kopi 2 pohon.

“Kita resah dan cemas saat datang angin kencang. Pohon itu ikut berputar dan bergoyang dibawa arus angin,” tukas perempuan pekerja sosial saat kereta api lewat dia tela berdiri sebagai petugas menstop kendaraan supaya tidak terlindas oleh mak uniang berbadan besi tersebut.

Baca Juga  Wagub Audy Terima Anugerah Achievement Motivation Person Keterbukaan Informasi Publik Sumbar 2021

Kepala Badan Lingkungan Hidup Kota Pariaman (BLH), Fery Andri, ketika dikonfirmasi secara terpisah menyampaikan terima kasih atas informasi tersebut. “Terima kasih atas informasinya. Akan kita tindak lanjuti, secepatnya,” ujar Feri.

Semoga alat bantu crane dari PU Kota Pariaman ada waktu luang untuk menangani pohon yang sudah mulai meresahkan pengguna jalan dan lingkungan itu.

“Insya Allah dalam waktu dekat kita akan turunkan petugas ke lapangan,” ulang Feri lagi.

(Tka)