Syahlul: Lulusan MAN Insan Cendekia Umumnya Diterima PT seluruh Indonesia

Syahlul
Kepala Bagian Humas MAN IC Padang Pariaman, Sumatera Barat, Syahlul, M.Ag terima penghargaan pada peringatan Hari Guru 2022. (f/dok)

Padang Pariaman, Mjnews.id – Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia (IC) Padang Pariaman, Syahlul, M.Ag mengatakan, MAN IC mulai operasional menerima siswa baru pada Tahun Ajaran 2016/2017. Sekitar 95 persen siswanya berasal dari putra-putri Sumatera Barat.

Hal itu diungkapkan Syahlul dalam bincang-bincang dengan wartawan, Senin (2/1/2023).

ADVERTISEMENT

1672718317 zd2LclJzIi3V8sEfHHWPFagJbbGo8jsG

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ditanya khusus putra dan putri Padang Pariaman dan Kota Pariaman yang lolos masuk MAN IC, kata Syahlul, ada sekitar 30 persen dari 270 jumlah siswa yang ada sekarang.

Dijelaskan Syahlul, tamatan MAN IC umumnya diterima di seluruh perguruan tinggi (PT) negeri dan swasta yang ada di Indonesia dengan memperlihatkan daftar perguruan tinggi yang menerima sebanyak 23 PTN dan PTS seperti UNP, UNAND dan UIN. Di luar Sumbar banyak lagi deretan perguruan tinggi ternama yang menerima bahkan lulusan MAN IC diterima sebagai mahasiswa undangan.

Baca Juga  SMAN 1 Tilkam Agam Dapat Bantuan CSR dari PT PELINDO

“Alhamdulillah. Banyak alumni MAN IC Padang Pariaman diterima sebagai mahasiswa undangan,” ucap Syahlul kembali.

Menurut Syahlul, sebagai warga Sumatera Barat, kita ucapkan terima kasih kepada Pemda Padang Pariaman yang berhasil meyakinkan Pemerintah Pusat yakni Kementerian Agama membangun MAN IC di Kabupaten Padang Pariaman.

“Kita yakin perjuangan Pemda Padang Pariaman saat itu dipimpin Bupati H. Ali Mukhni tidaklah semudah yang dibayangkan.

Baca Juga  Gubernur Sumbar Buka Mubes II Kerukunan Keluarga Agam Kota Padang

“Kita berharap generasi muda Padang Pariaman jadilah sebagai lulusan terbaik di MTs/SMP sehingga bisa ikut daftar di MAN IC,” tukas Syahlul.

Bupati Ali Mukhni saat santai pernah bercerita dengan wartawan bagaimana perjuangannya menghadap Menteri Agama RI saat itu. “Sampai-sampai Ali Mukhni mengaku tidur di Kantor Kementerian Agama,” katanya mengingat kisah adanya MAN IC di Padang Pariaman.

“Kita doakan Bapak Ali Mukhni diberikan kesehatan dan kebahagiaan oleh Allah SWT,” tutur Syahlul.

(Tka)