Wewenang Pengawasan dan Penindakan Tambang Galian C Ada di Aparat Penegak Hukum

Irwan Dt. Nando
Kepala Satpol PP Sumbar, Irwan Dt. Nando. (f/dok)

Padang Pariaman, Mjnews.id – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Sumatera Barat, Irwan, S.Sos, MM Dt. Nando mengatakan, terkait dengan tambang galian C di sepanjang Sungai Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, seperti di Kecamatan Lubuk Alung dan Kecamatan Batang Anai yang tidak memiliki izin, pengawasan dan penindakannya berada di Aparat Penegak Hukum (APH).

Hal itu disampaikan Irwan, Rabu (4/1/2023) ketika menjawab pertanyaan wartawan tentang adanya tambang galian C di Korong Palayangan, Nagari Balah Hilie, Kecamatan Lubuk Alung yang sudah merusak lingkungan masyarakat.

“Masyarakat yang merasa dirugikan, silahkan saja melapor kepada Aparat Penegak Hukum (APH) seperti Kapolsek, Polres dan Polda Sumbar,” ucapnya.

Dikatakan Irwan, terkait pengawasan tambang pada saat ini dilakukan oleh Inspektur Tambang yang berada di bawah Direktur Teknik Lingkungan Kementerian ESDM. “Tetapi mereka melakukan pengawasan terhadap tambang yang berizin,” tukuk Irwan lagi.

Wakil Ketua LSM Pekat Padang Pariaman, Budi secara terpisah mengatakan, kami menduga adanya permainan antara yang mengeluarkan izin debgan pengusaha seperti Tambang Galian C di Korong Palayangan karena lokasi mereka menambang sudah meluas dari sebelumnya.

Baca Juga  Warga Kuranci Hilir Ditangkap Polisi Gegara Narkoba

“Beberapa waktu lalu pernah didemo masyarakat, mereka berhenti mengambil kerikil dan pasir tersebut. Sekarang diulang lagi dengan cara manual,” ucap Budi geram.

Wali Nagari Balah Hilie Lubuk Alung, Syaf Barat ketika dikonfirmasi mengatakan, sejak menjabat Wali Nagari belum ada tambang galian C di daerahnya.

Terkait yang ada di Korong Palayangan, itu merupakan galian C manual yang dilakukan oleh masyarakat untuk mencari sesuap nasi.

“Apabila bapak kurang yakin, silahkan datang ke lapangan,” ucapnya.

(Tka)