Pembekalan Kader Bela Negara Tingkat Madya Sumbar, Sekjen Kemendagri Ingatkan Hal Ini

Screenshot 2023 02 19 12 33 51 75 resize 82

BUKITTINGGI, Mjnews.id – Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Suhajar Diantoro hadir sebagai keynote speaker pada Pembekalan Kader Bela Negara Tingkat Madya yang digelar Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sumbar bersama Akademi TNI di The Balcone Hotel and Resort, Kota Bukittinggi, Sabtu (18/02/2023).

Bertemu seluruh jajaran eselon II Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Suhajar kembali mengingatkan fungsi pemerintahan dan andil dari pejabat publik dalam membela negara sesuai bidangnya masing-masing.

ADVERTISEMENT

1676273662 yS6AiRG51IyiPjWUHRsKFce1sWPzuJHc

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Peran kita pemerintah adalah untuk mewujudkan janji negara kepada rakyat, mencapai tujuan bernegara,” kata Suhajar.

Baca Juga  Gubernur Mahyeldi Bahas Potensi Kerja Sama Sumbar dengan Dubes Indonesia untuk Vietnam

Ia menerangkan upaya mewujudkan janji dan tujuan negara itu diejawantahkan dalam empat fungsi pemerintahan. Antara lain, pelayanan berkeadilan, pembangunan untuk kesejahteraan, pemberdayaan demi kemandirian, dan pengaturan guna menjaga ketertiban.

Meski demikian, ke empat fungsi pemerintahan tersebut menurut Suhajar pada dasarnya adalah pelayanan untuk rakyat yang berujung pada keadilan.

“Jadi apapun jabatan Bapak Ibu, kerjanya adalah pelayanan masyarakat. Pekerjaan pejabat publik harus sesuai dengan indikator yang diinginkan masyarakat,” ujarnya tegas.

Baca Juga  Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur, Polisi Tangkap Buruh Sawit

Lebih lanjut Ia menambahkan, untuk melayani secara masyarakat efektif maka diperlukan konektivitas antara pelayanan dasar itu dengan teknologi. Terlebih di era revolusi 4.0 dimana teknologi informasi memegang peranan penting.

Oleh karena itu, mentransformasi pemerintah menjadi organisasi pelayanan melalui pemanfaatan teknologi yang tepat menurutnya adalah langkah konkret dalam mewujudkan kemajuan.

“Kita harus menuju ke sana, kalau betul-betul mau menjadi negara maju,” pungkas Suhajar.

(rel)