Berita

Jembatan Penghubung Tombang Padang Putus, Dinas PUPR Pasbar Buat Jalan Alternatif

557
Jembatan Penghubung Tombang Padang Putus
Jembatan Penghubung Tombang Padang Putus. (f/widra hayadi)

Mjnews.id – Jembatan penghubung di Tombang Padang, Nagari Pematang Panjang, Kecamatan Koto Balingka putus akibat bencana. Kejadian tersebut terjadi pada, Rabu 1 Mei 2024, pukul 19.30 WIB.

Dinas PUPR Kabupaten Pasaman Barat menerima laporan warga bahwa telah terjadi jembatan utama putus.

ADVERTISEMENT

Menanggapi kejadian itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Pasaman Barat, Elifsan bersama tokoh masyarakat Aek Nabirong Najjar Lubis langsung bergerak cepat ke lokasi, pada Kamis 2 Mei 2024, untuk melakukan peninjauan dan pembuatan jalan alternatif sementara, agar akses jalan menuju dan keluar dari Aek Nabirong ke Silaping tidak terhambat.

Menurut Elifsan akibat jembatan putus itu, akses jalan menuju dan keluar dari Aek Nabirong ke Silaping terputus, baik kendaraan roda dua maupun roda empat. Kondisi ini juga menghambat mobilitas masyarakat dan barang, sehingga mengganggu pergerakan ekonomi di daerah itu.

Jembatan itu juga menjadi akses darat warga menuju ke pusat pemerintahan Kabupaten Pasaman Barat.

“Makanya kita langsung bergerak cepat, untuk pembuatan jalan alternatif setidaknya mobilitas warga tidak terganggu baik yang dari Aek Nabirong menuju Silaping maupun sebaliknya,” jelasnya.

Setelah sampai di lokasi, Dinas PUPR langsung melakukan, pengumpulan data dan pengkajian cepat, tentang kejadian jembatan putus itu, setelahnya langsung berkoordinasi dengan Najjar Lubis, bagaimana pembangunan jalan alternatif untuk sementara.

Dijelaskan Elifsan, akibat kejadian itu tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi di lokasi, beruntung saat kejadian tidak ada warga yang melintas di atas Jembatan tersebut.

“Alhamdulillah akibat kejadian ini tidak ada korban jiwa, hanya jembatan saja yang runtuh, namun akan kita usahakan hari ini juga akses jalan ini bisa dilewati,” jelasnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat Aek Nabirong Najjar Lubis, langsung menurunkan dua unit alat berat excavator, serta lima unit damtruck untuk mengantarkan material penimbunan jalan di samping jembatan. Dengan tujuan supaya kendaraan untuk dari Silaping ke Aek Nabirong maupun sebaliknya bisa lewat.

“Sudah ditindaklanjuti oleh pemerintah melalui dinas PUPR Pasbar, kami lagi memperbaikinya agar kendaraan bisa lewat. Apalagi, keberadaan jembatan ini sangat penting bagi warga sekitar,” katanya.

(wid)

Exit mobile version