BeritaMusi Banyuasin

Pemkab Bahas Kajian Penuntasan Kemiskinan Ekstrem di Muba Bersama BRIN

548
Pemkab Bahas Kajian Penuntasan Kemiskinan Ekstrem di Muba Bersama BRIN
Pemkab Bahas Kajian Penuntasan Kemiskinan Ekstrem di Muba Bersama BRIN. (f/pemkab)

Mjnews.id – Pj Bupati melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda, Andi Wijaya Busro membuka rapat koordinasi penanggulangan kemiskinan dan percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) oleh Tim Pemberdayaan Masyarakat untuk menangani kemiskinan dari Deputi Bidang Riset dan Inovasi Daerah (BRIN), Selasa 14 Mei 2024, di Ruang Rapat Serasan Sekate.

Rapat ini dalam rangka koordinasi, sinkronisasi dan sinergitas kebijakan program penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

ADVERTISEMENT

Pada kesempatan Rakor ini, Analis Pemanfaatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Ahli Muda Direktorat Fasilitasi dan Pemantauan Riset dan Inovasi Daerah Deputi Bidang Riset dan Inovasi Daerah, Malikus Zahar, menyampaikan, jadi ada enam kabupaten yang akan dilakukan rencana aksi salah satunya kabupaten Muba.

Dari rencana aksi ini dilakukannya kajian advokasi kebijakan evaluasi dan penguatan program di daerah. Peningkatan produktivitas dan pemberdayaan masyarakat daerah. Melaksanakan pembinaan teknis untuk penguatan program dan pemberdayaan masyarakat miskin pada lokus yang telah ditetapkan di daerah.

“Ada 10 tahapan dari rencana aksi diantaranya, telaah kajian 2023 dan Fgd KL praktisi. Koordinasi Pemda. Survei daerah. Pembinaan teknisi 1. Pembinaan teknisi lanjutan. Penyusunan modul. Sosialisasi. Rekomendasi kebijakan. Evaluasi dan laporan RB final,” jelasnya.

Lanjutnya, untuk pola atau model penanganan dan pengentasan kemiskinan di Muba sudah sangat masif dilakukan sejak dua tahun belakangan.

“Untuk itu, kami ingin agar bisa bersinergi dengan Pemkab Muba dalam upaya pengentasan kemiskinan terutama dari sisi pemberdayaan masyarakat. Serta berharap model pengentasan kemiskinan di Muba ini dapat menjadi bagian acuan dari daerah lainnya di Indonesia,” ungkapnya.

Sementara, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Muba Andi Wijaya Busro SH MHum dalam arahannya menyampaikan, tujuan dilaksanakannya kegiatan Rakor ini adalah untuk menyamakan persepsi terkait perumusan data pusat, penerima manfaat program yang didasarkan pada data yang Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).

“Tingkat Kemiskinan di Kabupaten Muba dari tahun ke tahun terus menunjukkan tren menurun. Dengan ini Pemkab Muba sangat menyambut baik pihak BRIN untuk turut serta dalam upaya pengentasan kemiskinan di Muba. Dengan harapan tingkat kemiskinan di kabupaten Muba bisa semakin menurun,” tuturnya.

Saat ini dari beberapa sektor masih dimasifkan dalam upaya pengentasan kemiskinan, salah satunya lewat program BANTU UMAK dari Dinas Sosial Muba.

“Nah, untuk mewujudkan penurunan kemiskinan, tentunya dibutuhkan komitmen bersama dan kerja keras berbagai pihak terkait. Melalui upaya-upaya mensinergikan semua program-program dari pusat dan daerah, sinergitas antar sektor pembangunan yang ada, termasuk percepatan penyerapan dana pembangunan. Semoga niat dan kinerja yang selalu diusahakan untuk mensejahterakan dan menambah pendapatan masyarakat dapat berjalan sesuai harapan,” tandasnya.

(Mira)

Exit mobile version