BeritaKemenagKota Sawahlunto

Desa Lumindai Sawahlunto, Kampung Zakat Pertama di Sumatera Barat

207
×

Desa Lumindai Sawahlunto, Kampung Zakat Pertama di Sumatera Barat

Sebarkan artikel ini
Penyerahan bantuan untuk Program Kampung Zakat Tenun Songket Desa Lumindai, Kota Sawahlunto. (f/humas)

Mjnews.id – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sawahlunto melaunching Desa Lumindai sebagai Kampung Zakat pertama di Sumatera Barat.

Launching Kampung Zakat pertama di Sumatera Barat ini diresmikan langsung Penjabat (PJ) Walikota Sawahlunto diwakili Sekretaris Daerah, Ambun Kadri bersama Kepala Kantor Kemenag Sawahlunto, H. Dedi Wandra serta Ketua Baznas Kota Sawahlunto, pada Selasa, 9 Juli 2024 di Masjid Agung Nurul Islam Kita Sawahlunto.

Kampung Zakat pertama di Sumatra ini mengangkat program unggulan berupa tenun Songket.

Dalam sambutannya Sekda Kota Sawahlunto, Ambun Kadri mengapresiasi dan mendukung launching program Kampung Zakat di Kota Sawahlunto, guna mengembangkan kesejahteraan masyarakat yang meliputi berbagai aspek seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial, keagamaan, melalui pemberdayaan zakat.

“Saya imbau masyarakat untuk melakukan pembayaran zakat di tempat pengumpulan zakat yang resmi, karena dengan membayar zakat di tempat yang resmi maka penyaluran zakat akan terkoordinir dan tepat sasaran,” tuturnya.

Program Kampung Zakat sendiri merupakan kerja sama Kemenag dan Baznas serta pengelola zakat lainnya dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat dan mengentaskan kemiskinan.

Sementara Dedi Wandra dalam sambutannya menjelaskan, Kampung Zakat adalah program Nasional Kementerian Agama yang akan dilaksanakan di 514 kabupaten kota untuk mengentaskan kemiskinan dan mengungkit ekonomi umat di berbagai daerah di Indonesia.

Dijelaskan lebih lanjut, Program ini akan memperkuat masyarakat dan menjadikan mandiri secara ekonomi, dan kementerian agama Kota Sawahlunto adalah Instansi pertama yang akan memesan tenun songket di Kampung Zakat Desa Lumindai, 300 tenun songket akan di order untuk seragam ASN di lingkungan Kementerian Agama Sawahlunto yang akan dipakai di hari Kamis.

”Kami berharap dukungan penuh dari Pemerintahan Kota Sawahlunto untuk mensukseskan program Kampung Zakat ini, tentu dengan edaran-edaran yang bisa membuat Kampung Zakat ini terus berkembang,“ harapnya.

Dalam acara tersebut juga diadakan penyerahan secara simbolis bantuan untuk Program Kampung Zakat Tenun Songket Desa Lumindai untuk 37 orang Mustahik dengan total 74 juta rupiah yang diwakili oleh kepala desa Lumindai dan diserahkan langsung oleh Sekda Kota Sawahlunto yang didampingi Kepala Kantor Kemenag dan Ketua Baznas Kota Sawahlunto.

Launcing Kampung Zakat ini disaksikan juga oleh Kepala BPJS Tenaga Kerja cabang Kota Solok, Kapolres Kota Sawahlunto, Kepala Rutan, Ketua MUI, Camat, lurah, Para Mustahik dan tamu undangan lainnya.

Selain launching Kampung Zakat, acara juga dirangkai dengan pendistribusian zakat reguler tahap 2 oleh Baznas Kota Sawahlunto serta launching penyaluran program Bapak Asuh dan Anak Stunting.

(Uni)

Kami Hadir di Google News

ADVERTISEMENT

banner 120x600