BeritaKabupaten Dharmasraya

Murid SD di Dharmasraya Meninggal Terseret Arus Bendungan Irigasi Batang Hari

159
×

Murid SD di Dharmasraya Meninggal Terseret Arus Bendungan Irigasi Batang Hari

Sebarkan artikel ini
Murid SD di Dharmasraya Meninggal Terseret Arus Bendungan Irigasi Batang Hari
Murid SD di Dharmasraya Meninggal Terseret Arus Bendungan Irigasi Batang Hari. (f/ist)

Mjnews.id – Seorang bocah pelajar SD, terjatuh dan terseret arus Bendungan Irigasi Batang Hari di Jorong Taratak, Kenagarian Siguntur, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat pada Selasa 9 Juli 2024 malam.

Setelah dilakukan pencarian lebih kurang 1 kilometer dari tempat awal korban jatuh, akhirnya korban diketemukan dengan kondisi sudah meninggal dunia.

Bocah bocah SD bernama Alfauzil Tauhid, umur 9 tahun.

Menurut Informasi Kepala BPBD Kabupaten Dharmasraya, Eldison yang ditemui awak media mengatakan, sebelum kejadian tersebut korban bersama adiknya bermain di belakang rumahnya yang tidak jauh dari Bendungan Irigasi Batang Hari.

Entah kenapa, korban terjatuh dan terseret arus Bendungan Irigasi Batang Hari tersebut.

“Mendapat informasi adanya seorang bocah terjatuh dan terseret arus Bendungan Irigrasi Batang Hari tersebut, Kami dari Tim gabungan BPBD Kabupaten Dharmasraya dan bersama warga melakukan pencarian terhadap korban. Dalam jarak satu kilometer lebih dari tempat kejadian, korban berhasil diketemukan dengan kondisi meninggal dunia, kemudian korban diserahkan kepada pihak keluarga,” ucap Kepala BPBD Kabupaten Dharmasraya, Eldison.

(*/eko)

Kami Hadir di Google News

ADVERTISEMENT

banner 120x600