Berita

“Bukan Wakil, Tapi Bupati!” Rahmat Santoso Tegaskan Ambisi Besarnya di Pilkada Blitar

26

Mjnews.id – Menjelang Pilkada Kabupaten Blitar yang semakin mendekati tahap pendaftaran di KPU pada 27 Agustus, suasana politik di daerah ini mulai memanas. Namun, hingga saat ini, belum ada partai politik yang secara resmi mengumumkan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Blitar. Hal ini menimbulkan berbagai spekulasi dan pertanyaan di kalangan masyarakat dan pengamat politik setempat.

Salah satu tokoh yang berbicara mengenai Pilkada Kabupaten Blitar adalah Rahmat Santoso, mantan Wakil Bupati Blitar dan saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPW PAN Jawa Timur. Dalam wawancara dengan media di Blitar, Rahmat menyampaikan pandangannya mengenai situasi politik terkini dan sikap Partai Amanat Nasional (PAN) dalam Pilkada mendatang. “Sebagai kader dan pengurus PAN, saya selalu berkomitmen untuk mendukung keputusan Ketua Umum. Apapun keputusan yang diambil terkait rekomendasi calon, saya akan menghormati dan mendukungnya. Jika saya diberi tugas untuk turun berkampanye, saya siap melakukannya dengan penuh dedikasi,” ujar Rahmat.

ADVERTISEMENT

Namun, Rahmat juga menekankan bahwa dirinya memiliki pandangan berbeda mengenai posisi yang seharusnya diusung oleh PAN dalam Pilkada. “Menurut saya, DPD PAN Kabupaten Blitar seharusnya lebih percaya diri dalam mengusung calon Bupati, bukan hanya Wakil Bupati. Dengan lima kursi yang dimiliki PAN di DPRD Kabupaten Blitar, saya merasa kita memiliki modal politik yang cukup kuat untuk mengusung calon Bupati,” tegasnya. Rahmat menyatakan bahwa jika diberi kesempatan, dirinya lebih memilih untuk maju sebagai calon Bupati daripada Wakil Bupati. “Saya lebih percaya diri untuk maju sebagai calon Bupati. Saya ingin PAN di Kabupaten Blitar memiliki posisi yang lebih strategis dan berpengaruh dalam pemerintahan daerah,” tambahnya.

Ketika ditanya tentang apakah PAN sudah memberikan rekomendasi kepada seseorang, Rahmat menjelaskan bahwa proses tersebut masih berlangsung. “Saat ini, saya belum mengetahui secara pasti siapa yang akan menerima rekomendasi dari PAN. Proses rekomendasi dimulai dari DPP, kemudian turun ke DPW, dan akhirnya sampai ke DPD. Jadi, kita masih menunggu keputusan akhir dari DPP,” jelas Rahmat.

Rahmat juga berbicara mengenai Koalisi Indonesia Bersatu (KIM), di mana PAN merupakan salah satu anggotanya. Ia yakin bahwa KIM akan mengusung calon Bupati dalam Pilkada Kabupaten Blitar. “Saya yakin KIM masih sangat solid di pusat, dan saya sempat berdiskusi dengan Pak Hasyim bahwa apa yang di pusat akan diterapkan di tingkat daerah. Oleh karena itu, saya optimis KIM akan mendukung calon Bupati dalam Pilkada Kabupaten Blitar nanti,” ujarnya.

Di akhir wawancara, Rahmat menegaskan kembali komitmennya untuk bekerja keras demi kemenangan PAN dan calon yang diusung dalam Pilkada nanti. “Sebagai kader PAN, saya selalu siap untuk berjuang demi kemenangan partai dan kepentingan masyarakat. Saya berharap PAN dan KIM dapat membawa perubahan positif bagi Kabupaten Blitar,” pungkas Rahmat Santoso. (*)

Exit mobile version