BeritaKabupaten SolokWisata

40 Pegiat Wisata dan Perangkat Nagari se-Kabupaten Solok Ikuti Pelatihan Pemandu Wisata Gua

893
Pelatihan Pemandu Wisata Gua yang diikuti Pegiat Wisata dan Perangkat Nagari se-Kabupaten Solok
Pelatihan Pemandu Wisata Gua yang diikuti Pegiat Wisata dan Perangkat Nagari se-Kabupaten Solok. (f/pemkab)

Mjnews.id – Pelatihan pemandu wisata gua diikuti sebanyak 40 orang yang berasal dari pegiat wisata dan perangkat nagari se-Kabupaten Solok, di Solok Premiere Hotel, Selasa 13 Agustus 2024.

Bupati Solok diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Safrudin membuka kegiatan, dihadiri Ketua TP-PKK Kabupaten Solok, Hj. Emiko Epyardi Asda, Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Riadana Reka, Ketua Dharma Wanita Kabupaten Solok, Ny. Wilma Montezi Medison, narasumber Pelatihan Pemandu Wisata Gua.

ADVERTISEMENT

Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Safrudin mengatakan, salah satu sektor yang menjadi andalan Bupati Solok adalah sektor pariwisata. Karena sektor pariwisata ini dapat menunjang perekonomian masyarakat kita.

“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para peserta pelatihan yang telah rela berjuang demi kejayaan wisata di Kabupaten Solok,” kata Safrudin.

Ketua TP-PKK Kabupaten Solok, Hj. Emiko mengatakan, Alhamdulillah kita dianugerahi dengan potensi alam yang luar biasa. Ini berdampak terhadap perekonomian masyarakat kita di Kabupaten Solok.

Pada libur Idul Fitri lalu, jumlah wisatawan kita mengalami lonjakan kunjungan wisatawan dari tahun sebelumnya. Salah satu wisata kita yang perlu dikembangkan yaitu wisata gua karena tidak banyak daerah yang dianugerahi oleh wisata alam yang satu ini.

“Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh penggiat wisata yang sudah rela berkontribusi untuk wisata kita yang ada di Kabupaten Solok. Harapan kami untuk wisata gua ini, promosi sangat perlu ditingkatkan lagi agar menjangkau masyarakat luas,” ucapnya.

Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Kabupaten Solok, Riadana Reka sampaikan tujuan acara ini adalah untuk menunjang destinasi wisata yang ada dan di Kabupaten Solok memiliki 14 objek wisata Gua yang tersebar di beberapa daerah.

Terakhir, dikatakan Riadana Reka bahwa pelatihan dilaksanakan dari tanggal 13 sampai 16 Agustus 2024. Metode pelatihan berupa praktek dan teori dengan dana kegiatan berasal dari DAK Non fisik Dinas Kebudayaan dan Pariwisata tahun 2024.

(sis)

Exit mobile version