BeritaKota Bukittinggi

Desak Hal Ini, Mahasiswa Bukittinggi Lakukan Aksi Damai ke Kantor DPRD

81
Mahasiswa Bukittinggi Lakukan Aksi Demo ke Kantor DPRD
Mahasiswa Bukittinggi Lakukan Aksi Demo ke Kantor DPRD. (f/siti aisyah)

Mjnews.id – Puluhan Mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah (UM) Sumbar Kampus Bukittinggi dan Universitas Fort De Kock Bukittinggi mendesak DPRD Kota Bukittinggi untuk mempercepat proses investigasi terhadap kebenaran video viral terkait dengan dugaan salah seorang anggota DPRD Bukittinggi yang melontarkan kata-kata tidak pantas atau “bacaruik”.

Sebelumnya jagad maya Kota Bukittinggi dihebohkan dengan video viral seorang wanita yang melontarkan kata-kata tidak pantas saat live video Tik-Tok. Dalam tayangan video itu, wanita yang bacaruik tersebut diduga salah seorang anggota DPRD Kota Bukittinggi.

ADVERTISEMENT

Desakan itu disampaikan oleh perwakilan mahasiswa saat mendatangi Kantor DPRD Bukittinggi, Senin 19 Agustus 2024.

Menurut mereka, jika dugaan isu negatif ini tidak dituntaskan dan ditangani dengan cepat, maka akan menjadi preseden buruk bagi lembaga DPRD.

“Karena ini masih dugaan, kami meminta kepada anggota DPRD khususnya pimpinan sementara DPRD untuk mempercepat proses investigasi kebenaran video tersebut. Untuk membuktikan benar atau tidaknya dugaan ini adalah dengan melakukan investigasi. Dugaan ini tentu harus kita buktikan,” ujar Dimas Arif Pratama, Ketua BEM Fakultas Hukum UM Sumbar, didampingi koordinator aksi lapangan Yukky Sitompul.

Dikatakan Dimas, tujuan mahasiswa datang ke DPRD adalah menyikapi adanya video viral terkait dugaan salah satu anggota DPRD Bukittinggi dengan inisial ZK yang mengeluarkan kata-kata tidak pantas atau yang biasa dikenal di Minangkabau ini adalah “bacaruik”.

Kata-kata bacaruik yang dikeluarkan itu tentunya cukup mengagetkan dan menuai keprihatinan yang sangat mendalam, dan sebagian besar masyarakat Bukittinggi tentu juga tidak senang dengan kejadian video viral di media sosial tersebut.

Sebab, dugaan kata-kata Bacaruik itu dilontarkan oleh salah satu anggota dewan yang terhormat. Kejadian ini diperparah karena yang melontarkan perkataan bacaruik tersebut adalah perempuan Minangkabau.

Pada prinsipnya, kata Dimas, setiap orang yang duduk di kursi DPRD Kota Bukittinggi ini adalah orang-orang terpilih, orang-orang yang terhormat, orang-orang cerdas, dan orang orang yang menjunjung tinggi moral dan etika.

Exit mobile version