Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Payakumbuh, Aan Muharman saat dikonfirmasi membenarkan bahwa Calon Walikota Payakumbuh, dr. Zulmaeta menghadiri klarifikasi di Gakkumdu Kota Payakumbuh, sebab sehari sebelumnya ia mengirimkan surat untuk permintaan pemeriksaan pada Selasa.
”Iya, hari ini Calon Walikota Payakumbuh, dr. Zulmaeta, menghadiri klarifikasi di Gakkumdu Kota Payakumbuh. Sebelumnya yang bersangkutan mengajukan surat untuk menjalani pemeriksaan hari ini,” ucap Aan.
Lebih jauh Aan menambahkan, pengajuan surat itu diajukan dr. Zulmaeta karena pada jadwal semula atau hari Senin tidak bisa menghadiri jadwal klarifikasi yang telah diagendakan.
”Semula memang kita jadwalkan untuk meminta klarifikasi dr. Zulmaeta dan Elzadawarman pada hari Senin secara bersamaan, namun hanya Elzadawarman yang datang. Sementara dr. Zulmaeta mengajukan surat karena tidak bisa hadir, sehingga hari ini beliau datang,” tambahnya.
Sehari sebelumnya atau pada Senin 2 Desember, Calon Wakil Walikota Payakumbuh, Elzadawarman menjalani pemeriksaan di Gakkumdu sekitar 2 jam. Usai menjalani pemeriksaan, Elzadawarman didampingi sejumlah Penasehat Hukum membantah melakukan Money Politic.
Terpisah, anggota Bawaslu Kota Payakumbuh, Widyawati menyebutkan bahwa jumlah masyarakat yang melaporkan dugaan Money Politic dalam Pilkada Kota Payakumbuh terus bertambah.
”Terkait dugaan Money Politic memang ada penambahan laporan, hingga hari ini (Senin) bertambah 6 laporan, sehingga total ada 7 laporan dugaan Money Politic,” ucapnya.
Lebih jauh Dia menjelaskan, terkait 7 laporan dugaan Money Politic itu, satu diantaranya telah diproses hingga Sentra Gakkumdu.
”Satu laporan yang pertama telah kita proses di sentra Gakkumdu, sementara lainnya sedang dikaji di Bawaslu,” ujarnya.
Di lain pihak, anggota Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, Beny Aziz yang hadir di Kantor Bawaslu Kota Payakumbuh menyebutkan bahwa Dia datang ke Bawaslu Kota Payakumbuh untuk melakukan Supervisi bersama Tim sentra Gakkumdu Provinsi Sumatera Barat ke berbagai daerah, termasuk Kota Payakumbuh.
”Kita sedang melakukan supervisi bersama anggota Gakkumdu Provinsi Sumatera Barat ke berbagai Kabupaten dan Kota yang terdapat laporan dari masyarakat,” sebutnya.
(Yud)
