BeritaSumatera Barat

Stok Bahan Pokok Aman Hingga Juli 2025, Pemprov Sumbar Gelar Bazar Stabilitas Harga, Cek Jadwalnya

447
Konferensi pers Bazaar Produk UMKM Sumbar dan Informasi Ketersediaan Bahan Pangan di Aula Diskominfotik Sumbar
Konferensi pers Bazaar Produk UMKM Sumbar dan Informasi Ketersediaan Bahan Pangan di Aula Diskominfotik Sumbar. (f/hary putra ramadhan)

Mjnews.id – Plt Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Barat (Sumbar), Yozawardi Usama Putra, memastikan ketersediaan bahan pokok di Sumbar selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri 1446 H dalam kondisi aman. Bahkan, stok dipastikan mencukupi hingga Juli 2025.

“Sejumlah bahan kebutuhan pokok saat ini dalam posisi aman, bahkan ada yang surplus. Memang, jelang lebaran ini sudah ada tren kenaikan harga pada beberapa komoditas. Namun, kita berharap dinas terkait dapat membuat inovasi dalam mengendalikan harga sehingga tetap terjangkau oleh masyarakat,” ujar Yozawardi dalam konferensi pers Bazaar Produk UMKM Sumbar dan Informasi Ketersediaan Bahan Pangan di Aula Diskominfotik Sumbar, Rabu (19/3/2025).

ADVERTISEMENT

Untuk menjaga stabilitas harga, Pemprov Sumbar telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) Gubernur agar dinas terkait dapat melakukan pengawasan lebih intensif. Selain itu, Pemprov juga berkolaborasi dengan Perum Bulog guna melaksanakan operasi pasar sesuai dengan arahan Badan Pangan Nasional (Bapanas).

“Dalam upaya mengendalikan harga dan pasokan bahan pokok, Pemprov Sumbar bekerja sama dengan Bulog untuk menggelar operasi pasar,” jelas Yozawardi.

Konferensi pers ini juga dihadiri oleh Kepala Bulog Wilayah Sumbar Darma Wijaya, Kadis Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Sumbar Novrial, Kadis Pangan Iqbal Ramadi Payana, serta Kabid IKP Indra Sukma.

Kepala Bulog Sumbar, Darma Wijaya, menegaskan bahwa stok pangan Sumbar mencukupi hingga empat bulan ke depan. Ia mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aksi panic buying.

“Cadangan beras Sumbar kita siapkan dari Pasaman, Dharmasraya, dan Pesisir Selatan. Jadi, masyarakat tidak perlu khawatir,” kata Darma.

Ia juga menyebut bahwa stok beras di Sumbar saat ini mencapai 17 ribu ton, sedangkan stok minyak goreng tersedia sebanyak 100 ton.

Exit mobile version