Bengkulu SelatanBerita

Wujud Transparansi Publik, Pemdes Bandar Agung Pasang Baliho APBDes di Depan Kantor Desa

394

Mjnews.id- Pemerintah Desa (Pemdes) Bandar Agung, Kecamatan Ulu Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, memasang baliho Anggaran Pendapatan Belanja Desa/APBDes Tahun Anggaran 2025 di Depan Kantor Desa Bandar Agung sebagai bentuk transparansi publik kepada masyarakat.

Dalam baliho tersebut, terlihat info grafik APBDes secara rinci mulai dari Pendapatan Bantuan Keuangan dari Dana Desa (DD), Alokasi Dana Desa (ADD), Bagi Hasil Pajak dan Retribusi (BHPR), dll (bunga bank). Kemudian dicantumkan juga besaran nominal dana dari pembelanjaan desa meliputi Bidang Penyelenggaraan Pemerintah Desa sebesar Rp. 471.983.407, Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa sebesar Rp. 402.845.839, Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Sebesar Rp. 21.360.000, Bidang Pemberdayaan Masyarakat sebesar Rp. 110.055.000, dan Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat dan Mendesak sebesar Rp. 70.400.000.

ADVERTISEMENT

Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2018 Tentang Pengelolaan Keuangan Desa.

Pemasangan baliho ini bertujuan agar masyarakat dapat mengetahui segala pengalokasian, penggunaan hingga rincian anggaran kegiatan yang telah direncanakan oleh Pemerintah Desa secara jujur dan transparan. Sehingga masyarakat bisa ikut memantau dan mengawasi secara langsung.

Deta Maryeni, SPd selaku Kepala Desa Bandar Agung, menjelaskan demikian.

“Baliho APBDes Tahun 2025 dipasang di depan kantor Desa supaya masyarakat tahu tentang anggaran yang akan digunakan, dan itulah bentuk ketransparanan kami selaku pemerintah desa yang mengelola dana terhadap publik,” jelasnya.

Kades Bandar Agung juga  meminta kepada BPD, Karang Taruna, PKK, tokoh masyarakat, LSM dan Media untuk membantu mengawasi APBDes sebagai control sosial masyarakat.

“Yang mengawasi APBDes bukan hanya masyarakat pada umumnya, tetapi melibatkan juga LKD (Lembaga Kesejahteraan Desa), termasuk tokoh masyarakat, LSM dan Media,” tuturnya.

“,Kami juga berharap agar Desa Bandar Agung sekarang lebih terbuka dan transparansi dalam pengelolaan dana desa”, pungkas Deta.

(Adv)

 

Exit mobile version