BeritaKabupaten SijunjungSumatera Barat

Pemprov Sumbar Dukung Geopark Ranah Minang Silokek Jadi Warisan Dunia

411
Wagub) Sumbar, Vasko Ruseimy, menerima rombongan Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir
Wagub) Sumbar, Vasko Ruseimy, menerima rombongan Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir. (f/ist)

Mjnews.id – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) menegaskan komitmen penuh dalam mendukung pengembangan Geopark Ranah Minang Silokek di Kabupaten Sijunjung.

Wakil Gubernur (Wagub) Sumbar, Vasko Ruseimy, menyampaikan hal itu saat menerima rombongan Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, di Ruang Temu Wagub, Senin (25/8/2025).

ADVERTISEMENT

Dalam pertemuan tersebut, Wagub didampingi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumbar, Luhur Budianda, Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Sumbar, dr Lila Yanwar, serta Kepala Bappeda Sumbar, Medi Iswandi.

Vasko menekankan agar program yang berkaitan dengan pengembangan Geopark Silokek bisa langsung diarahkan ke pemerintah pusat.

“Pemprov Sumbar mendukung penuh dan siap memfasilitasi apa yang menjadi kebutuhan Pemkab Sijunjung terkait pengembangan Geopark Silokek,” ujarnya.

Bupati Sijunjung, Benny Dwifa, dalam kesempatan itu memaparkan sejumlah potensi sumber daya alam (SDA) daerahnya.

Selain kekayaan alam dan keindahan pariwisata, Sijunjung juga memiliki potensi batu bara dan kelapa sawit. Menurut dia, sinergi dengan pemerintah provinsi maupun pusat akan sangat menentukan arah pengembangan daerah.

Geopark Ranah Minang Silokek sendiri dikenal sebagai kawasan yang menyimpan kekayaan geologi luar biasa. Bentang alam karst yang berusia lebih dari 350 juta tahun, formasi batuan purba, hingga warisan geologi bernilai tinggi menjadi daya tarik utama.

Potensi hayati dan budaya lokal yang terintegrasi turut memperkuat kawasan ini sebagai kandidat UNESCO Global Geopark (UGGp).

Pada sesi pertama, dibahas persiapan Geopark Ranah Minang Silokek menuju UGGp. Hadir sejumlah narasumber, antara lain Vice President UGGp, Prof Ibrahim Komo dari Langkawi, Malaysia yang menekankan pentingnya pengelolaan geosite sebagai langkah awal pembangunan geopark.

“Mengurus geosite jauh lebih murah dibanding mengurus geopark, tetapi ini fondasi penting,” ujarnya.

Exit mobile version