BeritaKesehatanMalang

Dinkes Malang Pastikan Ketersediaan Obat dan Antisipasi Dampak Kesehatan Pascabanjir Sitiarjo

690
Ivan Drie saat mendampingi Bupati Malang kunjungan di lokasi banjir Sitiarjo
Plt Kepala Dinas Kesehatan, Ivan Drie saat mendampingi Bupati Malang kunjungan di lokasi banjir Sitiarjo. (f/ist)

Mjnews.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang, Jawa Timur, bergerak cepat dalam penanganan pascabanjir yang melanda Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Sabtu (20/9/2025) lalu.

Banjir yang sempat merendam ratusan rumah itu menyisakan lumpur dan batu, namun tidak menimbulkan dampak serius terhadap kesehatan masyarakat.

ADVERTISEMENT

Plt Kepala Dinkes Kabupaten Malang, drg. Ivan Drie, M.MRS, yang mendampingi Bupati Malang, H. Sanusi saat meninjau lokasi, Minggu (21/9/2025), menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan obat-obatan sesuai kebutuhan warga terdampak.

“Alhamdulillah, banjir cepat surut sehingga tidak berdampak signifikan pada kesehatan. Namun, kesiapan logistik obat sudah tercukupi, dan bila kurang akan disuport dari farmasi,” tegas Ivan.

Ivan juga menambahkan, Dinkes terus meningkatkan kewaspadaan mengingat kondisi cuaca ekstrem berpotensi menyebabkan banjir susulan.

“Informasi dari BMKG, siklus seperti ini bisa terjadi setiap sepuluh hari sekali. Fungsi Dinkes adalah memastikan kesiapan, tidak hanya di Sitiarjo tetapi juga di wilayah lain yang rawan banjir, terutama yang dekat laut atau sungai besar,” jelasnya.

Sementara itu, berdasarkan data BPBD Kabupaten Malang, sebanyak 830 KK atau 2.228 jiwa tercatat terdampak banjir. Pemkab Malang juga menyalurkan berbagai bantuan, mulai sembako, kasur lipat, kompor, makanan siap saji hingga pakaian ganti.

Dengan langkah antisipasi ini, Dinkes Kabupaten Malang menegaskan komitmennya menjaga kesehatan masyarakat pasca bencana dan siap memberikan layanan cepat jika terjadi peningkatan kasus penyakit akibat banjir.

(rmn)

Exit mobile version