BeritaKota PadangParlemen

Bantu 50 Tiang Listrik, Osman Ayub Dorong Pembangunan Akses Jalan Kelok Kuranji

525
Wakil Ketua DPRD Kota Padang dari Fraksi Partai Nasdem, Osman Ayub turun ke lapangan melihat kondisi jalan lingkar kelok di Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji
Wakil Ketua DPRD Kota Padang dari Fraksi Partai Nasdem, Osman Ayub turun ke lapangan melihat kondisi jalan lingkar kelok di Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji. (f/ist)

Mjnews.id – Wakil Ketua DPRD Kota Padang dari Fraksi Partai Nasdem, Osman Ayub turun ke lapangan pada Sabtu (11/10/2025), didampingi tokoh masyarakat, niniak mamak serta tokoh pemuda setempat melihat kondisi jalan lingkar kelok di Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, yang sudah lama sekali tidak tersentuh pembangunan.

“Kita turun ke tengah-tengah masyarakat sebetulnya atas masukan dari niniak mamak, dari masyarakat, di jalan lingkar kampung kelok Kuranji ini termasuk daerah tertinggal,” kata Osman Ayub.

ADVERTISEMENT

Menurut Osman Ayub, sudah puluhan tahun lamanya kampung ini belum dialiri listrik, bahkan boleh dikatakan kampung tersebut tertinggal, bahkan sebagian warga merentang kabel listrik sepanjang 600 meter dari pinggir jalan sampai ke rumahnya melewati sawah dan ladang menggunakan tiang penyangga dari bambu.

Tak hanya listrik, akses jalan masih jalan tanah belum betonisasi padahal masyarakat sudah menghibahkan tanahnya untuk membuat jalan.

“Jika jalan dari Kelok Kuranji menuju Pasa Lalang dibenahi, sangat besar manfaatnya bagi masyarakat bahkan sangat cocok dijadikan objek wisata alam dan berolahraga. Di samping itu masyarakat tidak susah membawa hasil pertaniannya,” ungkap Osman Ayub.

Sebetulnya ini sangat potensial. Mereka bersedia dan sudah mewakafkan tanahnya, tinggal lagi akses jalan yang belum terealisasi sampai hari ini. Jadi kita tentu berpikir, bagaimana pun ini kan masih termasuk Kota Padang, kok terabaikan selama ini.

“Satu contoh saja, tiang listrik saja saat ini enggak ada masuk ke sini,” terang Osman Ayub.

Makanya kami berpikir bersama-sama dengan Niniak mamak dan masyarakat di sini, terutama akses jalan ini kan nomor satu. Juga perlu kita pikirkan persoalan listrik ini.

“Tahap pertama kita sudah pasang tiang-tiang listrik berjumlah lebih kurang 50 tiang,” ujar Osman Ayub.

Sudah sama-sama kita lihat, untuk akses jalan Beliau bersedia hibahkan 2 hektare, kalau tidak cukup masih ada 2 hektare lagi. “Ini kan luar biasa, beliau juga tidak kaku,” terang Osman Ayub.

Persoalan infrastruktur sudah kita bicarakan dengan PU. Intinya, akses jalan kita bentuk dulu, dilakukan pengerasan terlebih dahulu mungkin berikutnya kita akan betonisasi, termasuk pembuatan jembatan kecil-kecil.

“Jadi jembatannya memang kecil-kecil, tidak berat. Prioritasnya bagaimana akses ke sini ini bisa dikunjungi dulu,” kata Osman Ayub.

Exit mobile version