BeritaKota Bukittinggi

Hari Bela Negara ke-77, Presiden Prabowo Sebut Bukittinggi Penyelamat Republik Indonesia

208
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias menjadi inspektur upacara dalam peringatan Hari Bela Negara ke-77 tahun 2025, di halaman Balaikota
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias menjadi inspektur upacara dalam peringatan Hari Bela Negara ke-77 tahun 2025, di halaman Balaikota. (f/pemko)

Wali Kota Ramlan Nurmatias, menambahkan, pada Desember 1948 Bukittinggi pernah menjadi ibu kota negara dalam kondisi darurat. Ia menegaskan, tanpa keberadaan Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI), keberlangsungan Republik Indonesia saat itu sangat terancam.

Berangkat dari sejarah tersebut, ia optimistis pengakuan Bukittinggi sebagai Kota Perjuangan oleh Presiden RI akan terwujud. Sejarah itu harus dijaga dan dilestarikan dengan membangun kota secara bersama, bukan dengan saling menyikut, melainkan melalui semangat kebersamaan.

ADVERTISEMENT

“Dengan sejarah tersebut, ini menjadi cita-cita kita bersama untuk menjadikan Bukittinggi sebagai Kota Perjuangan dan Kota Bendera Pusaka, yang hanya ada tiga di Indonesia. Dari kota kecil inilah, pada masa paling kritis perjalanan bangsa, Republik Indonesia mampu bertahan dan tetap berdiri,” ujarnya.

Lebih lanjut, atas nama Pemerintah Kota Bukittinggi dan seluruh masyarakat, mengucapkan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia. Amanat ini dibacakan di seluruh Indonesia dan menunjukkan bahwa beliau memahami sejarah Bukittinggi.

“Saya merasa terharu karena sejarah perjuangan Kota Bukittinggi ini kembali diangkat secara nasional dan disampaikan langsung oleh Bapan Presiden Prabowo sebagai kepala negara. Saya juga meminta Dinas Pendidikan memastikan anak-anak kita memahami sejarah ini, karena ini adalah warisan yang sangat berharga,” pungkasnya

Pada kesempatan itu, Wali Kota Bukittinggi juga menyerahkan secara simbolis bantuan BNPB kepada BPBD Bukittinggi, berupa mobil pick-up, trailer dapur lapangan beserta perlengkapan masak, water treatment, peralatan kebersihan, hygiene kit 100 paket, kasur lipat 200 lembar, makanan siap saji 200 kantong, serta paket sembako 200 paket.

(Aii)

Exit mobile version