Ditempatkan di rumah layak huni
Berkat kolaborasi yang solid tersebut, saat ini keluarga L. Sembiring sudah tidak lagi menumpang di surau. Mereka kini telah diinapkan di sebuah rumah kosong yang layak huni.
“Saat ini keluarga Ibnu Sabil tersebut telah kita inapkan di rumah kosong, kebetulan rumah itu bisa digunakan untuk tinggal dan jauh lebih layak. Ke depannya kita akan berusaha membantu mereka mendapatkan pekerjaan atau usaha yang layak demi kemanusiaan,” jelas Achmad.
Ia pun menegaskan pentingnya rasa solidaritas dan kekeluargaan, terutama bagi sesama perantau.
“Rasa solidaritas dan kekeluargaan ini harus terus kami pupuk dan tanamkan kepada semua orang, khususnya kita di daerah perantauan ini. Kami berterima kasih kepada Yayasan Muallaf Bersatu Kepulauan Riau, dan BAZNAS Kota Tanjungpinang yang sudah memberikan bantuan dan perhatian bagi keluarga kami,” tutupnya.
(*/isb)
