Berita

Setahun Mangkir, Kasun Krajan Desa Tumpak Kepuh Tetap Terima Siltap: Warga Pertanyakan Keadilan”

169

Mjnews.id — Warga Dusun Krajan, Desa Tumpak Kepuh, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar, kini diliputi rasa bingung dan harap. Seorang perangkat desa yang menjabat sebagai Kepala Dusun (Kasun) Krajan dikabarkan sudah tidak menjalankan tugasnya selama kurang lebih satu tahun.

Menurut keterangan dari pihak pemerintah desa, kondisi tersebut bukan sekadar kabar. Data absensi menunjukkan bahwa yang bersangkutan memang tidak hadir dalam kurun waktu tersebut, sehingga aktivitas pelayanan di tingkat dusun praktis tidak berjalan sebagaimana mestinya.

ADVERTISEMENT

Pemerintah desa sebenarnya telah berupaya melakukan pembinaan. Tiga kali Surat Peringatan (SP) telah diberikan, disusul dengan tiga kali peringatan dari pihak kecamatan. Namun hingga saat ini, belum terlihat adanya perubahan atau respons dari yang bersangkutan.

Di tengah situasi tersebut, warga merasakan dampaknya secara langsung. Hal-hal sederhana seperti pengurusan administrasi atau koordinasi kegiatan warga menjadi lebih sulit.

“Kami hanya ingin ada kepastian. Kalau memang tidak bisa menjalankan tugas, ya sebaiknya ada solusi. Kasihan warga yang butuh pelayanan,” ungkap salah satu warga dengan nada penuh harap.

Yang menjadi perhatian warga, di tengah ketidakhadiran tersebut, yang bersangkutan disebut masih menerima penghasilan tetap (siltap). Hal ini menimbulkan pertanyaan, bukan untuk menyudutkan, tetapi lebih pada harapan agar ada keadilan dan keterbukaan dalam pengelolaan pemerintahan desa.

Warga Dusun Krajan pada dasarnya tidak ingin memperkeruh keadaan. Mereka hanya berharap ada langkah bijak dan tegas dari pihak terkait, agar pelayanan kembali berjalan dan kepercayaan masyarakat tetap terjaga.

“Yang kami butuhkan itu sederhana, pelayanan kembali normal dan ada kejelasan,” tambah warga lainnya.

Kini, masyarakat menunggu keputusan dari pemerintah desa dan pihak terkait, dengan harapan semua pihak bisa mendapatkan solusi terbaik, baik untuk pemerintahan desa maupun untuk warga yang selama ini membutuhkan pelayanan. (*)

Exit mobile version