BeritaKabupaten Solok

Apel Gabungan Perdana Pemkab Solok Usai Idulfitri 1447 H, Masih Ada ASN Kurang Disiplin

34
Apel Gabungan Perdana Pemkab Solok Usai Idulfitri 1447 H
Apel Gabungan Perdana Pemkab Solok Usai Idulfitri 1447 H. (f/pemkab)

Mjnews.id – Pemerintah Kabupaten Solok menggelar apel gabungan perdana usai Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026 M di Koto Baru. Apel berlangsung dengan suasana tertib dan penuh penegasan disiplin sebagai langkah awal menguatkan kembali kinerja aparatur sipil negara (ASN) setelah libur panjang, Senin (13/4/2026).

Apel dipimpin Kepala Dinas Perhubungan, M. Jhoni, S.STP, M.Si, yang bertindak sebagai pembina. Dalam amanatnya, menegaskan bahwa kehadiran ASN bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk rasa syukur atas kesehatan dan kesempatan untuk kembali menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.

ADVERTISEMENT

“Melaksanakan tugas adalah bagian dari ibadah. Amanah ini harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan kesungguhan,” tegasnya.

M. Jhoni juga mengingatkan seluruh ASN agar segera mengembalikan ritme kerja dengan lebih disiplin dan profesional. Menurutnya, momentum pasca Lebaran seharusnya menjadi titik awal untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, bukan justru menurunkan kinerja.

Selain menekankan kedisiplinan, M. Jhoni turut menyoroti pentingnya integritas dan loyalitas dalam menjalankan tugas. Ia meminta ASN tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga menunjukkan tanggung jawab nyata dalam pekerjaan.

Dalam arahannya, ia mengungkapkan masih adanya ASN yang kurang disiplin, khususnya dalam kehadiran apel pagi. Hal tersebut, menurutnya, menjadi catatan penting yang harus segera diperbaiki.

“Disiplin adalah cerminan kinerja. Ke depan, tidak boleh ada lagi yang mengabaikan kewajiban ini,” ujarnya.

Tak hanya itu, Dia juga mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mempersiapkan administrasi keuangan secara tertib, seiring masih berlangsungnya pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan. Kelengkapan dokumen pertanggungjawaban (SPJ) diminta agar segera dipastikan sesuai dengan realisasi kegiatan.

“Jangan sampai ada temuan hanya karena kelalaian administrasi. Semua harus sesuai aturan dan transparan,” tegasnya.

Exit mobile version