BeritaEkonomiPadang Panjang

Pemko Padang Panjang Dorong UMKM Masuk Rantai Pasok Program MBG

13
Pj Sekdako Padang Panjang, Wita Desi Susanti mengatakan, pelaksanaan MBG harus menjadi peluang strategis untuk memperkuat sektor pangan lokal melalui pemberdayaan UMKM dan petani
Pj Sekdako Padang Panjang, Wita Desi Susanti. (f/pemko)

Mjnews.id – Pemerintah Kota Padang Panjang mendorong pelaku UMKM dan petani lokal agar terlibat langsung dalam rantai pasok Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sehingga manfaat program tidak hanya dirasakan penerima, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian daerah.

Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pelaksanaan Program MBG yang digelar Sekretariat Daerah Kota Padang Panjang, Senin (20/4/2026), di Hall Lantai III Balai Kota.

ADVERTISEMENT

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota (Sekdako), Wita Desi Susanti mengatakan, pelaksanaan MBG harus menjadi peluang strategis untuk memperkuat sektor pangan lokal melalui pemberdayaan UMKM dan petani sebagai pemasok utama kebutuhan bahan pangan bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Kita bisa seperti daerah lain. Mungkin selama ini pembinaan pada UMKM atau petani belum maksimal. Ke depan, kita harus memastikan bagaimana UMKM dapat berkontribusi dalam penyediaan bahan pangan untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG),” ujarnya.

Ia menjelaskan, keterlibatan UMKM lokal sangat penting agar perputaran ekonomi tetap berada di daerah dan program MBG benar-benar memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, data komoditas pangan yang digunakan oleh SPPG akan menjadi laporan resmi Pemerintah Kota kepada Kementerian Dalam Negeri dan akan dievaluasi langsung oleh Pemerintah Pusat.

Menurut Wita, jika bahan pangan yang digunakan justru berasal dari luar daerah, maka hal tersebut akan menjadi catatan bahwa Pemerintah Daerah belum maksimal dalam memanfaatkan potensi lokal.

“Jika bahan pangan yang digunakan SPPG justru berasal dari luar daerah, maka pemerintah akan dianggap tidak bekerja, padahal SPPG sudah ada di Padang Panjang,” katanya.

Pemberdayaan UMKM untuk penguatan rantai pasok pangan lokal

Karena itu, ia meminta sinergi yang kuat antara pihak SPPG dengan Dinas Pangan dan Pertanian serta Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM agar penguatan rantai pasok pangan lokal dapat segera terwujud.

“Untuk itu saya mohon kerja sama SPPG dengan Kepala Dinas Pangan dan Pertanian serta Kepala Dinas Perdagangan dan UMKM agar penguatan rantai pasok pangan lokal bisa segera diwujudkan,” tambahnya.

Rapat koordinasi ini turut dihadiri Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Alvisena, Asisten Administrasi Umum, Ade Nafrita Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Indra Gusnady, kepala OPD, serta pihak terkait lainnya.

Melalui rapat tersebut, Pemko berharap pelaksanaan MBG dapat berjalan optimal, tepat sasaran, sekaligus menjadi momentum penguatan ekonomi masyarakat berbasis pangan lokal.

(ARB)

Exit mobile version