BeritaKota Payakumbuh

Percepat Pemulihan Sektor Pertanian Pascabencana, Pemko Payakumbuh Salurkan Benih Jagung untuk Kelompok Tani

16
Pemko Payakumbuh Salurkan Benih Jagung untuk Kelompok Tani
Kepala Dinas Pertanian Nila Misna saat penyerahan bantuan benih jagung kepada kelompok tani di Kantor Dinas Pertanian. (f/pemko)

Mjnews.id – Gerak cepat Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, dalam merespons dampak bencana hidrometeorologi diwujudkan melalui penyaluran bantuan benih jagung unggul guna mempercepat pemulihan disektor pertanian.

“Bantuan ini merupakan bentuk perhatian Pemko Payakumbuh bagi petani yang terdampak bencana kemarin. Kita harapkan benih ini segera dimanfaatkan agar proses produksi pertanian bisa kembali berjalan,” kata Wali Kota Payakumbuh, melalui Kepala Dinas Pertanian, Nila Misna, saat penyerahan bantuan di Kantor Dinas Pertanian, Kamis (23/04/2026).

ADVERTISEMENT

Pemko Payakumbuh menyalurkan benih jagung varietas Pioneer 32 kepada Kelompok Tani Serasih dan Kelompok Tani Lubuk Bersama untuk lahan seluas lima hektare di Payakumbuh Timur yang sebelumnya mengalami puso akibat cuaca ekstrem.

“Bapak Wali Kota Zulmaeta menekankan agar proses tanam kembali segera dilakukan. Kami diminta memastikan petani bisa kembali berproduksi tanpa menunggu terlalu lama setelah bencana,” ujarnya.

Ia menjelaskan pemerintah kota bergerak cepat dengan melaporkan dampak bencana kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, disertai hasil pengamatan Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT).

“Seluruh areal terdampak dilaporkan mengalami gagal panen atau puso. Data ini menjadi dasar kuat bagi kami dalam mengusulkan bantuan penggantian benih ke provinsi,” katanya.

Menurut dia, pemerintah provinsi kemudian merespons dengan menyediakan 75 kilogram benih siap tanam jagung varietas unggul bagi kelompok tani terdampak.

“Alhamdulillah, usulan kita direspons cepat oleh pemerintah provinsi. Ini menunjukkan sinergi yang baik dalam membantu petani kita,” ujarnya.

Selain bantuan dari provinsi, Pemko Payakumbuh juga menyalurkan bantuan tambahan berupa benih jagung dan pupuk kompos kepada kelompok tani aktif yang direkomendasikan penyuluh.

“Kita tidak hanya fokus pada penanganan dampak, tetapi juga memberi penguatan kepada kelompok tani yang aktif dan konsisten mendukung program swasembada pangan,” ucapnya.

Exit mobile version