Mjnews.id – Di antara suara adukan semen dan derap langkah warga yang hilir mudik membawa material, proses pengecoran pondasi pelebaran jembatan plat beton dalam program TMMD menjadi pemandangan yang penuh makna. Bukan sekadar pekerjaan konstruksi, tetapi awal dari harapan baru bagi akses yang lebih layak dan kehidupan yang lebih bergerak.
Sejak pagi, anggota Satgas TMMD bersama warga tampak bahu-membahu menyelesaikan pengecoran pondasi. Tangan-tangan yang tak henti bekerja itu seakan menguatkan keyakinan bahwa dari dasar yang kokoh, perubahan besar akan tumbuh. Pondasi ini menjadi langkah awal menuju jembatan yang lebih lebar, yang nantinya akan mempermudah mobilitas warga, sekaligus membuka peluang ekonomi yang selama ini terhambat.
Sertu Riyadi, anggota Satgas TMMD, menyampaikan bahwa progres pengerjaan berjalan dengan baik.
“Setiap hari selalu ada perkembangan. Seperti sekarang, pengecoran pondasi sudah berjalan sesuai rencana. Ini jadi bagian penting sebelum masuk ke tahap berikutnya,” ujarnya di sela kegiatan, Minggu (26/12/2026).
Optimisme serupa juga datang dari Rohman, salah satu warga Krangean. Baginya, pembangunan ini bukan hanya tentang infrastruktur, tetapi tentang perubahan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Selama ini, akses yang sempit membuat kendaraan roda empat sulit melintas, sehingga aktivitas usaha warga pun ikut terhambat.
“Selama ini saya sangat menantikan pelebaran jembatan ini. Pondasi ini seperti harapan baru untuk kami. Selama ini usaha saya terkendala karena mobil tidak bisa masuk,” ungkap salah satu warga dengan penuh harap.
Di tengah kerja keras yang berlangsung, semangat gotong royong tetap terasa hangat. Warga tua maupun muda hadir, menyatu dalam satu tujuan yang sama—mewujudkan akses yang lebih baik untuk desa mereka.
Pengecoran pondasi ini mungkin berada di bagian paling bawah dari sebuah jembatan. Namun, dari sinilah semua bermula. Dari lapisan dasar yang tak terlihat, tumbuh harapan besar akan jalan yang lebih lebar, lebih kuat, dan lebih membuka peluang bagi masa depan yang lebih baik.
(*)
