Mjnews.id – Kehadiran program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 di Desa Krangean membawa aura positif dan suntikan semangat baru bagi masyarakat setempat. Semangat gotong royong yang dibawa oleh para personel TNI tidak hanya dirasakan oleh kaum pria yang bekerja di lapangan, tetapi juga merambah hingga ke teras-teras rumah warga, tempat ibu-ibu berkumpul menjalankan aktivitas keseharian mereka.
Tampak sekelompok ibu rumah tangga di Desa Krangean sedang asyik “mengocek” atau mengupas kulit luar buah melinjo. Aktivitas ini merupakan pemandangan khas desa tersebut, di mana melinjo merupakan salah satu komoditas lokal yang diolah menjadi bahan sayur maupun bahan baku emping melinjo yang renyah, Sabtu (9/5/2026).
Sembari tangan mereka lincah mengupas kulit melinjo menggunakan pisau kecil, gelak tawa dan obrolan hangat menyelimuti suasana. Hadirnya pembangunan infrastruktur dan berbagai program non-fisik dari TMMD ke-128 ini seolah menjadi topik pembicaraan utama yang menambah gairah mereka dalam bekerja.
”Kami sangat senang dan merasa lebih bersemangat sejak ada bapak-bapak TNI di desa kami. Jalanan diperbaiki, suasana jadi ramai, kami jadi lebih giat mengolah melinjo ini untuk tambahan ekonomi keluarga,” ujar Dariah, salah satu warga saat ditemui di sela kesibukannya.
Melinjo yang telah dikupas nantinya akan dipilah. Biji yang sudah tua akan diproses menjadi emping, sementara kulit melinjo yang berwarna kemerahan sering kali dimanfaatkan warga sebagai bahan campuran masakan yang lezat.
Program TMMD ke-128 di Desa Krangean ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat secara fisik berupa pembangunan sarana prasarana, tetapi juga mampu mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta menghidupkan kembali sendi-sendi ekonomi kreatif masyarakat desa melalui pengolahan potensi lokal seperti melinjo tersebut. (*)
