BeritaKota Padang

Perluas Pasar Produk Khas Sumbar, JNE Gandeng Ummi Aufa Hakim dan Awak Media Kota Padang

44
Media Gathering JNE Express bersama insan pers Kota Padang di Cafe Jiwa Raga
Media Gathering JNE Express bersama insan pers Kota Padang di Cafe Jiwa Raga. (f/ist)

Mjnews.id – Aroma bisnis lokal dan semangat kolaborasi begitu terasa dalam Media Gathering JNE Express bersama insan pers Kota Padang di Cafe Jiwa Raga, Selasa (19/5/2025).

Perusahaan jasa pengiriman itu mempertemukan mitra bisnis, pelaku UMKM, dan awak media dalam satu forum yang tak sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga ruang berbagi strategi memperluas pasar produk khas Sumatera Barat.

ADVERTISEMENT

Kegiatan itu menghadirkan Pusat Oleh-oleh Ummi Aufa Hakim sebagai mitra bisnis utama JNE.

Dalam suasana santai namun penuh diskusi produktif, Manager Pusat Oleh-oleh Ummi Aufa Hakim, Winda Nisrina, memaparkan perjalanan usaha keluarga tersebut yang telah berdiri sejak 1999 di Bukittinggi dan mulai membuka cabang di Padang sejak 2015.

Menurut Winda, kerja sama dengan JNE telah berlangsung hampir satu dekade dan menjadi bagian penting dalam mendukung distribusi produk oleh-oleh khas Minang ke berbagai daerah di Indonesia.

“Selama bermitra dengan JNE, pelayanan yang kami rasakan sangat membantu. Sampai hari ini hampir tidak ada keluhan dari pelanggan terkait pengiriman produk,” ujarnya.

Ia menjelaskan, produk unggulan seperti sanjai balado dan berbagai makanan khas lainnya rutin dikirim kepada pelanggan yang melakukan pemesanan secara daring. Dalam sehari, pihaknya mampu mengirimkan sekitar 15 hingga 20 paket ke berbagai kota.

“Setiap kali kami menghubungi pihak JNE, kurir langsung datang menjemput paket. Pelayanan cepat seperti ini yang membuat kerja sama tetap berjalan baik sampai sekarang,” kata Winda dalam diskusi yang dipandu host Chintya.

Meski telah memiliki pelanggan tetap, Winda mengakui promosi usaha selama ini masih banyak mengandalkan rekomendasi dari mulut ke mulut dan jaringan pelanggan travel. Namun ke depan, pihaknya mulai menyiapkan langkah memperluas pemasaran melalui platform digital dan media sosial.

“Kami ingin memperbesar pasar melalui media digital. Saat ini juga sudah menggandeng sekitar 100 pelaku UMKM di Sumbar dengan sistem pembayaran tunai tanpa utang,” tambahnya.

Exit mobile version