BeritaKabupaten DharmasrayaPendidikan

Pembangunan Sekolah Rakyat Dharmasraya Dikebut, Progres Tembus 74 Persen, Ribuan Pekerja Berpacu dengan Waktu

21
Bupati Annisa Suci Ramadhani tinjau pembangunan Sekolah Rakyat Dharmasraya
Bupati Annisa Suci Ramadhani tinjau pembangunan Sekolah Rakyat Dharmasraya. (f/pemkab)

Mjnews.id – Deru alat berat dan aktivitas para pekerja yang tak pernah berhenti siang maupun malam menjadi pemandangan yang menyambut kedatangan Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) saat meninjau pembangunan Sekolah Rakyat di kawasan Pulau Sawah, Nagari Sungai Kambut, Kecamatan Pulau Punjung, Kamis (11/6/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dalam mengawal salah satu program strategis nasional yang digadang-gadang akan membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan.

ADVERTISEMENT

Dalam peninjauan itu, Bupati Annisa didampingi Sekretaris Daerah Medison, Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, Kajari Dharmasraya Indra Gunawan, serta Dandim 0310/SSD yang diwakili Danramil Koto Baru Kapten CKE Jarman. Sejumlah asisten dan kepala OPD terkait juga turut hadir menyaksikan perkembangan pembangunan yang kini semakin mendekati garis akhir.

Di lokasi, rombongan meninjau langsung bangunan yang tengah dikerjakan sekaligus melihat rancangan kawasan pendidikan berasrama yang nantinya akan menjadi pusat pembinaan generasi muda Dharmasraya.

Kepala Satuan Kerja Pembangunan Sekolah Rakyat, Riri Firdaus, menjelaskan bahwa progres fisik pembangunan saat ini telah mencapai 74 persen. Pekerjaan terus dipacu agar target penyelesaian pada akhir Juni dapat tercapai sesuai arahan Kementerian Pekerjaan Umum.

“Alhamdulillah, progres pembangunan sudah mencapai 74 persen. Kami optimistis dapat menyelesaikan pekerjaan tepat waktu karena seluruh tim terus bekerja maksimal di lapangan,” ujarnya.

Untuk mempercepat penyelesaian proyek, sekitar 2.500 pekerja dikerahkan setiap hari dalam tiga sif kerja. Upaya tersebut dilakukan agar seluruh fasilitas dapat segera rampung dan siap digunakan.

Bupati Annisa menegaskan, keberadaan Sekolah Rakyat memiliki arti penting bagi masa depan sumber daya manusia Dharmasraya. Karena itu, pemerintah daerah bersama Forkopimda berkomitmen penuh mendukung keberhasilan program tersebut.

Menurutnya, Sekolah Rakyat bukan sekadar pembangunan gedung, melainkan investasi besar untuk menciptakan generasi yang lebih berpendidikan dan memiliki kesempatan yang sama dalam meraih masa depan.

“Ini adalah program yang sangat strategis. Kami ingin memastikan anak-anak yang selama ini memiliki keterbatasan akses pendidikan mendapatkan kesempatan yang lebih baik untuk belajar dan berkembang,” kata Annisa.

Exit mobile version